FKPA Sulut Angkat Sampah Sungai Tondano
Connect with us

Daerah

FKPA Sulut Angkat Sampah Sungai Tondano

Published

on

KlikMANADO – Hiruk pikuk Pilkada Pemilihan Kepala Daerah Gubernur, Walikota dan Bupati tidak serta merta membuat FKPA (Forum Komunikasi Pecinta Alam) Sulut larut didalamnya. Buktinya, Rabu (04/11/2020) FKPA Sulut menggelar program cinta lingkungan Sapu Sungai Tondano yang membelah beberapa kelurahan yang ada di Kota Manado mengangkat sampah di sungai tersebut yang mengambil start dari jembatan Kairagi Weru dan finish di Jembatan Megawati.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Umum FKPA Sulut Nanfie Kowaas Tagah ini dilepas oleh Lurah Kairagi Weru Marietje Rengku dan diikuti sekira 200 orang relawan pecinta alam yang tergabung dalam Kelompok Pecinta Alam maupun freelance yang berasal dari Manado, Bitung, Minahasa, Mitra dan Bolmong.

“Pekan bakti pecinta alam ini berangkat dari kecintaan FKPA Sulut terhadap kelestarian alam termasuk didalamnya sungai. Kita semua yakin bila niat kita baik maka alam akan berpihak kepada kita,” tukas Ketua FKPA Sulut Nanfie Kowaas Tagah didampingi Sekum Alexander “Chule” Daud.
Lanjut dikatakan Tagah, Sapu Sungai ini merupakan rangkaian sejumlah kegiatan yang terdiri dari jalan sehat/bersih kota, sapu laut/ pantai, penanaman mangrove, donor darah dan diakhiri dengan ziarah/tabur bunga pada 10 nopember program Pekan Bakti Pecinta Alam dalam rangka Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.
Kegiatan sapu sungai ini mendapat apresiasi dari Pemkot Manado dengan kehadiran Asisten 1 Heri Saptono, Camat Paal 2 Glen Kowaas, Camat Singkil, Lurah Karame Iskandar, Sekcam Nus Barahama, Kaling 2 Karame Markus.
Kegiatan bersih sungai ini melibatkan 12 perahu karet yang diisi oleh 5 orang relawan pecinta alam setiap perahunya.
Sementara itu tim darat turun juga ke sungai ikut mengangkat sampah dari air dan bantaran sungai di Kelurahan Karame.
Dalam kegiatan ini relawan pecinta alam berhasil mengangkat 200 kantong plastik dan 100 karung berisi sampah yang rata-rata seberat 20 kilogram. Sambil mengangkat sampah mereka meneriakan slogan “Air dimuliakan, sungai dilestarikan.

Selain itu relawan juga menemui warga ysng tinggal di bantaran sungai menyampaikan himbauan untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah, sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya warga ikut memelihara kelestarian alam.

Hadir juga dalam kegiatan sapu sungai ini sejumlah badan pengurus FKPA Sulut antara lain, Ketua Harian Marvrits Kanter, Ketua 1 Christinov Mawitjere, Bendahara Neni Ratu, Jerry Wowot, Lendy Sumolang, Meichi Bibrun, Pincu, Eron Sumampouw, Brury Sondakh, Yurri Sigarlaki Trini Nayoan, Etha Tampenawas, serta sejumlah pengurus lainnya.
(Rubby Worek)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending