Connect with us

Ekobis

Equityworld Futures, Partner Investasi Perdagangan Berjangka Terbaik

Published

on

KlikSULUT – PT Equityworld Futures adalah anggota perusahaan pialang resmi yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Sejak berdiri tahun 2005, Equityworld Futures (EWF) telah berhasil melakukan ekspansi di sejumlah daerah tanah air. Sekarang ini, tercatat ada enam kantor operasional, yakni di Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Samarinda, Manado.

Khusus Kantor Operasional Manado, sebagaimana diungkapkan Branch Manager Manado Joko Santoso, tercatat memiliki lebih dari 1.000 nasabah.

Jika dibandingkan anggota pialang lainnya, EWF tetap beroperasi. “Perusahaan lain ada yang sudah tutup, EWF tetap bertahan bahkan terus melangkah maju,” kata Joko, kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Artinya, kata dia, EWF Manado telah menjadi partner investasi di bidang perdagangan berjangka terbaik. “Kalau bukan jadi yang terbaik, mana mungkin kita bisa bertahan,” terangnya.

Dia menambahkan, selama perjalanan perusahaan ini, pihaknya telah merasakan pahit manis bisnis. Termasuk di antaranya adalah tudingan penipuan. Berdasarkan hal itu, lanjut Joki pihaknya menilai masih banyak masyarakat yang tidak memahami perdagangan berjangka secara utuh.

Saat ini, tambah Joko, EWF Manado terus melakukan pembenahan pada berbagai aspek pelayanan. “Kami mohon dukunhannya,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Ekobis

Dirut BBJ Tegaskan Equityworld Futures Perusahaan Pialang Legal

Published

on

Dirut BBJ
Dirut BBJ Stephanus Paulus Lumintang. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikSULUT – Direktur Utama (Dirut) Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang mengapresiasi keberadaan Equityworld Futures, sebagai anggota perusahaan resmi di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Paulus Lumintang dalam Literasi Pengenalan Peluang dan Risiko Perdagangan Berjangka Komoditi, di Kantor Cabang Equityworld Futures Manado, pada Kamis (18/2/2021).

Apresiasi tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan. “EWF (Equityworld Futures) merupakan perusahaan pialang yang telah berkontribusi besar bagi Bursa Berjangka Besar,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, EWF berada di lima besar yang berkontribusi dalam BBJ. “Ada di urutan ke-empat,” terangnya.

Dia pun menegaskan bahwa EWF adalah perusahaan pialang resmi. “EWF perusahaan pialang legal. Kalau tidak legal, Saya tidak akan hadir di sini,” tegasnya.

Dia juga membeberkan, perusahaan pialang ilegal di beberapa kabupaten dan kota Indonesia terhitung cukup banyak. “Beruntung di Manado yang ilegal hanya sedikit,” sambungnya.

Sementara itu, Branch Manager Equityworld Futures Manado Joko Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki 300 hingga 400 nasabah setiap tahunnya. “Artinya sekarang ini di Manado mulai banyak yang berinvestasi,” ucapnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Ekobis

Senator Djafar Alkatiri Sambut Baik Merger Tiga Bank Syariah di Indonesia

Published

on

Rich result on Google's SERP when searching for 'Djafar Alkatiri'
Senator Djafar Alkatiri. (Sumber Foto: Istimewa)

KlikJAKARTA – Tiga bank syariah di Indonesia, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan BRI Syariah akan resmi merger pada Senin (1/2/2021) hari ini.

Dari penggabungan tiga bank ini, hadir PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI), yang akan di-launching secara langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara.

Merger tiga bank syariah ini pun mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua Komite I DPD RI Hi Djafar Alkatiri. Dia berharap, penggabungan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia dan masyarakat muslim Indonesia yang akan menjalankan pembiayaan Syariah. “Juga tidak menimbulkan efek lain seperti PHK karyawan,” ujarnya kepada KlikNews, pada Senin (1/2/2021).

Kak Dja’, sapaan akrabnya, berharap penggabungan ini tidak sekadar mengumpulkan aset dan rate ranking perbankan, tapi mampu juga meningkatkan indeks literasi keuangan syariah di tengah masyarakat. “Juga dapat diprioritaskan pada pembiayaan dan investasi kelompok ekonomi mikro, kecil dan menengah, agar tumbuh produktivitas usaha yang halal dan meluas. Dapat menjadi peluang pemberdayaan ekonomi ummat,” sambungnya.

Dengan aset dan modal Rp214,6 Triliun, Djafar juga berharap Bank Syariah Indonesia akan menjadi satu di antara tujuh bank nasional papan atas dan bisa masuk Top Ten Global Syariah Bank. “Tentu harapan kita semua penggabungan ini bisa menjadikan BSI sebagai pilar dalam meningkatkan roda ekonomi masyarakat dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Sekadar informasi, penggabungan tiga bank syariah ini adalah salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk meningkatkan kompetensi bank syariah di Indonesia, sebagaimana dikatakan Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN Hery Gunardi.

Selain itu, merger akan menghasilkan bank syariah dengan produk konsumer yang beragam didukung oleh kemampuan teknologi yang terbaik untuk menyediakan pelanggan dengan pengalaman perbankan digital yang lebih baik.

Bank syariah akan didukung dengan jaringan yang luas lebih dari 1.200 cabang yang akan cukup untuk melayani permintaan nasabah. Bank syariah juga akan memiliki neraca dan kinerja keuangan yang baik, dengan target Rp272 triliun pembiayaan pada 2025 dan pendanaan Rp336 triliun pada 2025.

(***)

Continue Reading

Ekobis

Pemkab Bolsel dan Bank SulutGo Launching Kas Desa Online

Published

on

klikBOLSEL – Pemkab Bolsel bersama Bank SulutGo (BSG) me-launching Kas Desa Online, usai apel kerja perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), di Lapangan Panango, Senin (4/1/2021).

Kas Desa online adalah sistem pengelolaan kas desa yang diintegrasikan dengan sistem perbankan secara real time, dan PT Bank SulutGo selaku mitra kerja Pemkab Bolsel yang akan memfasilitasinya.

Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru mengatakan, program Kas Desa Online ini akan memberikan manfaat (benefit) atas pengelolaan keuangan desa, di antaranya keamanan, kemudahan, kecepatan dan kehandalan dalam penggunaannya.

“Kas desa online ini tujuannya agar lebih dapat mengontrol transaksi dana desa dan untuk menata serta mengelola keuangan desa yang lebih akuntabilitas, transparan, sehingga penyalahgunaan keuangan yang ada di desa dapat diminimalisir,” tegas bupati.

“Harapannya semoga di tahun 2021 ini keseluruhan 81 desa yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dapat menerapkan kas desa online, sehingga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabel pengelolaan keuangan desa yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank SulutGo Molibagu Junike Sukmawati membeberkan bahwa pada tahun 2020, telah dilakukan piloting pengguna kas desa online di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Bolaang Uki dan Kecamatan Helumo.

Lanjut Junike, saat ini pihaknya memiliki sedikit kendala terutama di desa-desa yang tak terjangkau internet. “Memang sedikit ada kendala untuk Kabupaten Bolsel, karena ada beberapa kecamatan yang belum terjangkau internet,” bebernya.

“Untuk itu sasaran pertama kami adalah Kecamatan Bolaang Uki dan Kecamatan Helumo, kemudian yang arah Posigadan, dan tomini yang ada jaringan dulu. Untuk kecamatan yang belum terjangkau jaringan, kami akan bahas selanjutnya dengan Dinas PMD selaku leading sektornya yang kemudian akan mencari solusinya bersama-sama,” tutupnya.

(Prangki Datu)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending