Wow! Ini Harta Kekayaan Eddy Rumpoko
Connect with us

Headline

Harta Kekayaan Eddy Rumpoko Capai Rp18 Miliar

Published

on

Eddy Rumpoko

KlikJAKARTA – Pascaditangkapnya Wali Kota Batu Eddy Rumpoko oleh KPK, Sabtu (16/9/2017) kemarin, netizen ramai-ramai menjadikan putra Sulawesi Utara itu trending topic di dunia maya.

 

Banyak yang ingin mengetahui lebih detail tentang pejabat yang satu ini. Hingga terkait harta kekayaannya. Lantas berapa harta kekayaan milik Eddy?

 

Berdasarkan aplikasi LHKPN, sebagaimana dikutip dari Detik, Eddy terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 1 Juni 2015.

 

Total harta yang dilaporkan Eddy sebanyak Rp16.438.612.628 dan 181.437 USD. Harta itu terbagi atas harta bergerak dan tak bergerak.

 

Dari total harta itu, Eddy diketahui memiliki aset-aset tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Malang, Batu hingga di Yogyakarta.

 

Salah satu aset tanah di Batu yang dimiliki Eddy adalah tanah berukuran 4.560 meter persegi yang bernilai Rp350 juta. Sedangkan di Jakarta Selatan, Eddy memiliki aset tanah seluas 90 meter persegi bernilai Rp1,2 miliar.

 

Masih dalam laporan itu, Eddy diketahui memiliki aset benda bergerak berupa mobil yang berjumlah delapan unit dari berbagai merek dan pabrikan Asia dan Eropa yaitu BMW, Mercedes-benz, Honda dan Toyota.

 

Dia juga mempunyai satu motor merek Piaggio LX tahun 2011 senilai Rp20 juta dan motor BMW keluaran tahun 1954 seharga Rp100 juta.

 

Jika ditotal aset mobil Eddy bernilai Rp3,8 miliar. Selain itu, Eddy juga mempunyai koleksi barang seni dan antik yang dilaporkan berjumlah Rp2,35 miliar.

 

Sebenarnya, sebelum ada OTT KPK, Eddy telah menjadi sorotan publik. Dia diduga terlibat dalam kasus korupsi promosi wisata Kota Batu yang merugikan negara senilai Rp1,3 miliar.

 

Pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengaku akan menyelidiki keterlibatan Eddy, yang namanya sempat disebutkan dalam vonis pengadilan kasus tersebut.

 

Dalam kasus itu, Pengadilan Tipikor Surabaya memberikan vonis bersalah kepada mantan Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kota Batu Muhammad Syamsul Bakrie.

 

Vonis yang sama juga diberikan kepada mantan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Uddy Syarifudin dan seorang rekanan Pemkot Batu.

 

Namun, kabar kelanjutan penyelidikan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terkait dugaan keterlibatan Eddy, tidak terdengar lagi. Eddy sendiri mengaku tidak mempersoalkan penyelidikan atas dugaan keterlibatannya oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

 

(Tim)

Advertisement

Trending