Lumempouw Minta Polda Sulut Transparan Usut Dugaan Korupsi FMIPA Unsrat
Connect with us

Hukrim

Lumempouw Minta Polda Sulut Transparan Usut Dugaan Korupsi FMIPA Unsrat

Published

on

Dugaan Korupsi

KlikSULUT – Sejak ditangani oleh Polda Sulut dari tahun 2016 lalu, kasus dugaan korupsi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berbandrol Rp18 miliar sampai belum jelas penanganannya.

 

Terkait itu, Pembina Garda Tipikor (GTI) Sulut Berty Lumempouw mempertanyakan kembali kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Sulut yang dinilai tidak serius menanganinya.

 

“Kasus ini harusnya pihak Polda Sulut transparan, karena hingga jelang akhir tahun 2017 ini, belum ada tanda-tanda bahwa pihak penyidik tipikor apakah ini masih di proses atau di hentikan,” ujar Lumempouw kepada KlikNews saat bersua di Manado, Kamis (7/12/2017).

 

Lanjutnya, GTI Sulut sendiri sudah meminta secara langsung agar Mabes Polri segera mengambil alih penanganan kasus ini. “Saya berharap ini bisa menjadi perhatian Pak Kapolda Sulut sehingga kasus dugaan korupsi FMIPA bisa di tangani secara serius,” tambahnya.

 

Diketahui, kasus dugaan korupsi di FMIPA Unsrat ini mencuat ke permukaan pada tahun 2016 dan banyak pihak meminta Polda Sulut segera mengungkap kasus yang diduga merugikan negara hingga miliaran rupiah ini. “Kami akan kawal terus kasus ini sampai terungkap,” tegas Lumempouw.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan terkait kasus tersebut, pihaknya masih terus mendalaminya. “Kasus FMIPA Unsrat sementara didalami. Kan kalau kasus korupsi, itu butuh waktu untuk memecahkannya,” tutur Kombes Tompo.

 

[irp posts=”4251″ name=”Manado Raih Penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia”]

 

(Janni Kasenda)

Advertisement

Trending