Dugaan Korupsi PD Pasar Tomohon Bakal Seret Pejabat
Connect with us

Tomohon

Dugaan Korupsi PD Pasar Tomohon Bakal Seret Pejabat

Published

on

KlikTOMOHON – Kemungkinan adanya keterlibatan oknum pejabat dalam kasus dugaan korupsi di tubuh PD Pasar Tomohon, sudah semakin terbuka.

Sumber resmi KlikNews yang diketahui adalah salah satu pejabat PD Pasar Tomohon membeberkan, kasus dugaan korupsi yang sedang didalami Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon ini terjadi pada tahun 2015 lalu.

 

Sumber yang mengaku telah diperiksa kejari ini pun menceritakan, konon kabarnya pada Februari 2015 lalu, PD Pasar mewariskan sisa anggaran sekitar Rp580 juta kepada manajemen baru. Namun, hingga akhir tahun 2015, laporan semua keuangan nihil.

 

Tidak hanya itu, lanjut dia, Dirut PD Pasar Hofny Kalalo didampingi Badan Pengawas Wilhem Gontha dipanggil rapat dengar pendapat oleh DPRD Tomohon. Saat itu, legislator mempertanyakan soal tidak adanya pemasukan ke kas daerah ini.

 

Lanjut sumber, saat itu PD Pasar memiliki banyak persoalan. Diantaranya adalah tidak beroperasinya Pabrik Es, ada tunggakan rekening listrik yang mencapai Rp100 juta yang harus dibayarkan ke PLN, pembayaran tiga direksi pada tahun 2015 kosong, dan penagihan retribusi kepada 1.500 pedagang menunggak.

 

Lantas sampai dimana langkah Kejari Tomohon mengusut tuntas kasus itu? Kajari Tomohon melalui Kasi Pidsus Putra Mokoagouw mengatakan, sekarang sudah tahap penyidikan, yang berarti kasus lanjutan. Jika benar demikian, apakah akan ada pemanggilan pemeriksaan pada pejabat-pejabat PD Pasar Tomohon dalam waktu dekat ini?

 

“Pastinya akan ada pemanggilan pemeriksaan, baik yang terkait dan saksi. Tunggu saja,” tegas Putra diaminkan Kasi Interl Wilke Rabeta, Rabu (23/8). Putra Mokoagouw pun menambahkan, akan ada kejutan dalam pengaduan kasus tipikor di Kota Tomohon.

Baca juga: http://www.kliknews.net/2017/08/22/kejari-tomohon-bongkar-dugaan-korupsi-di-pd-pasar-tomohon/

(Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending