Driver Online Sulawesi Utara Dukung Permenhub 108
Connect with us

Headline

Driver Online Sulawesi Utara Dukung Permenhub 108

Published

on

Permenhub 108

KlikMANADO – Driver online di Sulawesi Utara mendukung Permenhub 108 tahun 2017 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

 

Asosiasi Driver Online (ADO) maupun Wadah Asosiasi Online (WAO) Sulawesi Utara mengambil sikap mendukung regulasi yang rencananya akan diberlakukan mulai 1 Februari nanti.

 

Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Sulawesi Utara Ryan Welcome bahkan menegaskan, ADO tidak pernah menerima uang sepeserpun dari pemerintah agar ikut mendukung Permenhub 108 tahun 2017.

 

Dia mengungkapkan, keputusan mendukung Permenhub 108 itu juga diambil oleh 13 Provinsi DPD ADO lainnya, termasuk di dalamnya ada Sulawesi Utara.

 

Menurut dia, regulasi tersebut sudah sangat mengakomodir kepentingan driver online. “Jauh lebih baik dari PM 26, yang tak pernah ada organisasi transportasi online yang menolak, padahal isi substansi dalam PM 108 dan PM 26 semua sama, kecuali Koperasi Wajib balik nama, sementara di PM 108 Koperasi tetap nama perorangan,” terangnya, Minggu (28/1/2018).

 

Regulasi itu juga, kata dia, memberikan kepastian hukum kepada driver, agar tercipta kondusivitas di lapangan dan tidak ada lagi gesekan antara ASK dengan Konvensional. “Memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang pada saat menggunakan kendaraan ASK,” tegasnya.

 

Dia pun meminta agar semua driver online bisa mencari informasi valid tentang regulasi tersebut, sehingga tidak mengalami kesalahan persepsi. “Saat ini banyak broadcast beredar yang membelokkan isi dari PM 108,” ketusnya.

 

Sementara itu, Ketua Wadah Asosiasi Online (WAO) Sulawesi Utara Christian Yokung mengatakan, pihaknya tetap menggunakan Permenhub 108 sebagai legalitas driver online.

 

“Saat aksi kami tanggal 31 bulan sepuluh kemarin, saat kantor disegel, kami demo konvensional, kami menggunakan Permen 108. Kami mendukung karena itu menjadi legalitas kami saat itu,” ujarnya.

 

“Artinya kami driver online, saat dikeluarkan permenhub itu jadi alasan kami untuk bisa beroperasi di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, untuk melayani masyarakat,” terangnya.

 

Di sisi lain, lanjutnya, pihaknya mengapresiasi aksi unjuk rasa yang akan dilakukan driver online di Jakarta, pada Senin (29/1/2018) hari ini. “Kami memberikan apresiasi karena beberapa poin di dalamnya itu sangat bermanfaat bagi driver online. Menguntungkan driver online, seperti stiker, zonasi, kir, dan lain-lain,” katanya.

 

Namun, WAO Sulut akan lebih fokus pada kejadian-kejadian yang terjadi di Sulawesi Utara. “Jadi kami lebih fokus untuk mengawal Pergub yang akan dikeluarkan, seperti tentang kuota, kir, itu yang akan kami kawal,” tegasnya.

 

“Karena sampai saat ini pun dari dishub belum ada informasi atau sosialisasi kepada kami maupun asosiasi ataupun perusahaan aplikator. Karena itu, menyambung dari katanya akan diberlakukan per Februari sweeping dan lain-lain, kami dari WAO akan mengawal dan menolak jika terjadi sweeping secara sepihak tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending