Besok, d'Masiv dan Anji Akan Tampil di Dekat TKP Pembunuhan Anak Punk
Connect with us

Humaniora

Besok, d’Masiv dan Anji Akan Tampil di Dekat TKP Pembunuhan Anak Punk

Published

on

d'Masiv

KlikMANADO – Grup band ternama d’Masiv dan Anji direncanakan akan menggelar konser di Manado, tepatnya di Lapangan Basket Megamas, Sabtu (25/11/2017) besok.

 

Konser tersebut disebut-sebut merupakan bagian dari acara launching produk salah satu perusahaan rokok ternama di Indonesia, dan diperkirakan bakal dihadiri ribuan penggemar grup band itu.

 

Menariknya, pantauan KlikNews pada Jumat (24/11/2017) sore, lokasi konser tersebut berdekatan dengan tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan salah satu anak Punk, yang terjadi pekan lalu. Diperkirakan, jarak lokasi konser dan TKP hanya tidak kurang dari 20 meter.

 

Hingga berita ini diturunkan, terpantau penyelenggara sedang sibuk menyiapkan perlengkapan acara, demi kesuksesan kegiatan.

 

Sekadar informasi, Dani Sumarauw, warga Desa Onggunoi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ditemukan dalam kondisi mengenaskan, di depan salah satu ruko Megamas, Minggu (19/11/2017) dini hari lalu.

 

Hasil otopsi sementara, pada tubuh korban didapati satu luka tusukan benda tajam di dada kiri, luka robek di dagu, dan didapati bekas sepatu di wajah korban.

 

Sementara hasil prarekonstruksi yang dilakukan Senin (20/11/2017) lalu, Polresta Manado telah menetapkan empat orang petugas sekuriti kawasan Megamas Manado sebagai tersangka.

 

Masing-masing berinisial LRR alias Lanta (49) warga Sangihe, SU alias Hamdi (21) warga Desa Waisakai Kecamatan Mangapi Utara, AS alias Arthur (28) warga Kelurahan Bumi Beringin Kecamatan Wenang, dan MR alias Fani (27) warga Kelurahan Singkil, Kecamatan Singkil.

 

Tewasnya Dani diawali terjadinya keributan sekelompok anak Punk dengan pihak keamanan kawasan Mega Mas pada Minggu (19/11/2017) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.

 

Saat itu petugas sekuriti mengamankan sekelompok anak Punk yang sedang nongkrong di samping lokasi reklame TV miring eks Pohon Kasih Kawasan Mega Mas. Merasa terusik, kelompok anak Punk ini melakukan perlawanan dan terjadi pemukulan terhadap SPV Keamanan bernama Lantaa.

 

Pemukulan berakibat terjadinya perkelahian antara beberapa sekuriti dan kelompok anak punk. Keributan ini berlanjut dengan aksi saling lempar batu dan kejar mengejar. Korban Dani terpisah dari kelompoknya dan berhasil ditangkap petugas keamanan, selanjutnya aksi pengeroyokan pun terjadi.

 

Tak lama kemudian, salah seorang rekan korban mendapati Dani terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan di koridor ruko Blok B toko Fashion Kakarlak di Kawasan Megamas.

 

(Sahril Kadir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending