Tugas DLH Manado Makin Berat
Connect with us

Humaniora

Tugas DLH Manado Makin Berat

Published

on

DLH Manado

KlikMANADO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado memiliki tugas dan fungsi yang semakin besar dan luas. Hal itu ditegaskan Kepala DLH Manado Yohanis Waworuntu, Jumat (16/2/2018).

 

 

Pasalnya, DLH merupakan gabungan dari Dinas Kebersihan dan Badan Lingkungan Hidup. Beruntung, urusan kebersihan sudah didesentralisasi ke pemerintah kecamatan di wilayah kerja­nya.

 

“Tetapi tetap secara dinas, institusi dan teknisnya adalah Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan pembersihan di tipe A, yaitu sungai, pantai dan laut,” jelasnya.

 

Di sisi lain, DLH melaksanakan pengawasan serta pengendalian Amdal. Selain itu, DLH melaksanakan penataan pohon dan menebang pohon-pohon yang berbahaya, sudah keropos dan tua.

 

“Untuk ke depan diremajakan. Akan remajakan de­ngan penanaman pohon baru. Tidak harus di tempat itu juga. Di tempat lain juga bisa,” ujar Waworuntu.

 

Menurut dia, yang paling penting adalah paru-paru kota ini berjalan dengan baik. “Kalau ada yang kurang, ada yang digantikan. Dengan demikian ke depannya kita akan mendata perantingan, pohon-pohon yang ada itu ditata sehingga ia bisa berdiri bagus, indah dan cantik,” katanya.

 

“Harus ada ruang spesial untuk angin lewat, karna kalau anginnya tertahan, tidak ada celah lewat dengan baik maka bisa berbahaya, dan menyebabkan pohon bisa rubuh,” ungkapnya.

 

Waworuntu menambahkan, untuk ke depan, pihaknya akan mengusahakan ada­nya kapal bersih sungai atau laut. “Akan diminta kerja sama dengan salah satu bank di Kota Manado,” sambungnya.

 

“Akan ditempatkan juga tong dan tempat sampah, di tempat-tempat tertentu masing-masing penjuru kota, tempat publik. Sesuai arahan wali kota bahwa kita tidak butuh adanya kontener ditempatkan di sudut-sudut jalan atau di pinggir-pinggir jalan,” tegasnya.

 

Waworuntu pun berpesan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. “Dari sisi kebersihan tugas masyarakat, kalau sisi keindahan pertamanan biarkan pem­erintah yang merawat, biarkan pemerintah yang memelihara, tugas masyarakat nikmati saja dan jangan petik, dan merusak,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending