Djekmon Amisi Kecewa Kinerja Basarnas
Connect with us

Talaud

Djekmon Amisi Kecewa Kinerja Basarnas

Published

on

KlikTALAUD – Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud Djekmon Amisi mengkritisi kinerja Basarnas.

Pasalnya, laporan peristiwa mengancam jiwa manusia yang disampaikan Amisi kepada Basarnas, tidak ditanggapi.

“Ketika mendengarkan informasi kejadian adanya kapal pengakut ikan yang terombang ambing di laut, Saya langsung menghubungi Basarnas Provinsi Sulawesi Utara, dan Basarnas Sangihe dan Badan Bencana. Tetapi sangat disayangkan Basarnas ini tidak menanggapi,” ujar Amisi, Sabtu (20/2/2021).

Beruntung, kata dia, pihak perusahaan tersebut tetap berusaha untuk mencari sendiri kapal bersama ABK-nya, dengan menyewa perahu ikan para Nelayan untuk mencari kapal tersebut dan saat ini sudah ditemukan,” ungkapnya.

Menurut Amisi, perlakuan atau tindakan dari Basarnas yang tidak merespons laporan warga atas suatu kejadian akan berdampak besar.

“Bukan hanya di Sulawesi utara melainkan di negara-negara tetangga yang ada, dan akan muncul masalah-masalah baru. Mengingat Daerah Perbatasan Sulawesi Utara itu bertetangga dengan Filipin dan Australia,” tutupnya.

Sekadar informasi, meski sempat berhari-hari di Perairan Perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Sangihe, 7 ABK Bersama Kapal Pengangkut ikan, Kapal Jala Sena akhirnya ditemukan.

Menurut masyarakat, mesin kapal yang mengangkut 35 ton ikan itu mogok dan tidak bisa diperbaiki, sehingga hanyut di Perairan perbatasan Talaud dan Sangihe.

(Adi)

Advertisement

Trending