Diduga Ada "Pungutan Kebijakan" di Pasar Bersehati
Connect with us

Ekobis

Diduga Ada “Pungutan Kebijakan” di Pasar Bersehati

Published

on

KlikMANADO – Kabar menghebohkan beredar dari Pasar Bersehati. PD Pasar Manado diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para pedagang di salah satu pasar tradisional di Kota Manado.

PD Pasar disebut-sebut telah melakukan melakukan pemungutan biaya tambahan di luar biaya retribusi, yang telah disepakati bersama dengan pedagang pasar.

Dugaan pungli juga secara terang-terangan disampaikan para pedagang. “So dua hari ini, ada tagihan lain yang juga ditagih oleh para penagih dari PD Pasar Manado. Dan dorang bilang ini kebijakan. Sapa pe kebijakan?” ungkap Usman Tuwe, pedagang ikan di Pasar Bersehati, yang mengaku sudah 20 tahun berjualan di Pasar Bersehati.

Dia juga mempertanyakan tujuan adanya tagihan tambahan di luar kewajiban retribusi. “Dasar dorang ba tagih ini apa? Sapa yang perintah? Trus, depe doi maso pa sapa?” ujar Usman yang mengaku belum mendengar pemberitahuan sebelumnya soal tagihan tambahan dari Manajemen PD Pasar Manado.

Dia menyebutkan, nilai pungutan yang ditagih bervariasi. “Ada yang Rp20 ribu, antara Rp15 ribu sampai Rp50 ribu,” sebutnya.

Senada diungkapkan Sri Wahyuni, pedagang ikan di Pasar Bersehati. Dia mengeluhkan kebijakan baru yang diterapkan PD Pasar Manado, yang membebani usaha mereka. “So pe susah mo cari untung. So segala macam tu tagihan yang dorang ba tagih pa torang,” ketusnya.

“Selain bayar retribusi harian, dorang tambah tagih le yang penagih bilang kebijakan, mar nda bilang sapa pe kebijakan. Cuma yang kita tau, dorang itu karyawan PD Pasar Manado yang tiap hari biasa ja ba tagih retribusi,” timpalnya.

Di tempat lain, Koordinator Pasar Bersehati Pommy Karim saat dikonfirmasi terkait dugaan pungli di pasar tradisional terbesar di Bumi Nyiur Melambai ini mengaku belum mengetahui soal adanya pungutan tersebut.

“Tak ada kebijakan baru dari PD Pasar Manado terkait tagihan tambahan di luar kewajiban membayar retribusi bagi para pedagang. Kita saja kage da dengar ngoni pe cerita ini. Mar nanti kita mo cari tahu, sapa yang batagih itu,” akunya.

“Memang pernah ada kejadian lalu, ada oknum dari luar yang mengaku karyawan PD Pasar Manado dan melakukan penagihan. Tapi kasus tersebut sudah lama, dan sudah diselesaikan lewat jalur hukum,” tegas Karim.

(Achmad)

Advertisement

Trending