Dihadang, Suparno Babak Belur Dianiaya Sekelompok Pemuda
Connect with us

Hukrim

Dihadang, Suparno Babak Belur Dianiaya Sekelompok Pemuda

Published

on

KlikTOMOHON – Sungguh malang nasib seorang petani bernama Suparno (51), warga Kelurahan Kampung Jawa, Lingkungan I, Kecamatan Tomohon Selatan. Dia menjadi korban penganiayaan sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.

 

Peristiwa naas yang menimpa Suparno tersebut terjadi pada Jumat (22/9/23017) malam, sekira pukul 21.00 Wita, di Perum Griya Lestari II, Kelurahan Lansot, Lingkungan V, Tomohon selatan, Kota Tomohon.

 

Menurut Margono (42), salah satu warga Kampung Jawa yang melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan polisi Terpadu (SPKT) Polres Tomohon, korban dianiaya oleh beberapa orang lelaki yang tidak dikenalinya.

 

“Saat korban berjalan di Perum Griya Lestari II, dia bertemu dengan para pelaku, kemudian pelaku meminta uang kepada korban, namun korban tidak memberikan permintaan para pelaku sehingga mereka menganiaya korban,” tutur Margono menirukan keterangan korban.

 

Margono membeberkan, setelah melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap korban hingga mengalami luka dan lebam, para pelaku langsung melarikan diri.

 

“Karena permintaan mereka tidak diindahkan korban, tanpa banyak alasan mereka langsung memukuli dan menganiaya korban hingga mengalami luka dan lebam di beberapa bagian tubuhnya,” ucap Margono.

 

Karena mengalami luka yang cukup serius di beberapa bagian tubuhnya, antara lain pada kepala dan badannya, Suparno dibawa ke Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

 

Sementara itu, usai mendapatkan laporan adanya kasus ini, Tim Totosik di bawah pimpinan Bripka Yani Watung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Namun saat tiba, para pelaku sudah tidak berada di TKP.

 

“Meskipun para pelaku sudah kabur dari lokasi kejadian, namun kami langsung mengumpulkan baket yang ada di sekitar TKP, sehingga kami sudah mengantongi identitas para pelaku,” ujar Katim Totosik.

 

Katim Totosik berjanji, para pelaku pasti secepatnya akan ditemukan, meski mereka sudah melarikan diri. Sebab Tim Totosik akan terus mengejar mereka dimanapun berada.

 

“Para pelaku sebaiknya menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan perbuatan mereka kepada pihak yang berwajib, karena identitas mereka sudah kami ketahui. Meskipun mereka sembunyi dan lari kemana pasti akan tetap kami dapatkan dan akan kami tindak tegas,” tutup Katim Totosik Bripka Yani Watung.

 

(Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending