Dengar Palakat! Dilarang Berjualan di Lorong, Trotoar, dan Tempat Bukan Untuk Jualan Dengan Alasan Apapun
Connect with us

Ekobis

Dengar Palakat! Dilarang Berjualan di Lorong, Trotoar, dan Tempat Bukan Untuk Jualan Dengan Alasan Apapun

Published

on

KlikMANADO – Wali Kota Manado melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Manado mengeluarkan palakat teruntuk camat dan lurah se-Kota Manado, terkait usaha berjualan di tempat yang bukan untuk jualan, dengan alasan apapun.

Palakat tersebut disampaikan Dinas Kominfo melalui Fanpage Resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, pada Selasa (28/4/2020).

Berikut isi palakat tersebut.

Selamat sore..

Dimintakan para Camat dan Lurah untuk mengumumkan lewat pengeras suara di setiap lingkungan bahwa tidak diijinkan dimasa tanggap darurat Covid-19 untuk berjualan di lorong, di trotoar, di tempat-tempat yang bukan tempat jualan dengan alasan apapun. Karena sekarang torang samua samua sedang berperang melawan musuh yang tidak kelihatan yakni COVID-19.
Kase pengertian ke warga bahwa virus ini sangat cepat berjangkit dari orang ke orang, karena itu belum diijinkan untuk adanya kegiatan yang ba bakumpul.

Di daerah lain sekarang ada yang sudah ditutup wilayahnya dan tidak bebas masuk keluar. Torang di Manado tidak lakukan seperti itu, tapi kase tahu jangan pandang enteng dengan penyebaran virus ini. Minta mereka untuk tidak boleh berkumpul. Kalau mau jualan, silahkan jalan dari rumah ke rumah. Jelaskan Pemkot saja bantu sembako diantar dari rumah ke rumah.

Camat dan Lurah juga diminta untuk pelajari Pergub Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Sulawesi Utara dan Peraturan Walikota terkait COVID-19, kemudian koordinasikan dengan para tokoh agama kemudian koordinasikan dgn para tokoh agama, para Imam, Pendeta, Gembala, Ustad, Pastor, dan Tokoh Masyarakat di lingkungan untuk melaksanakan peraturan-peraturan tersebut.
Makase.



(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending