Demo di Kantor Wali Kota, Pedagang Kuliner Malalayang Bawa Belanga
Connect with us

Humaniora

Demo di Kantor Wali Kota, Pedagang Kuliner Malalayang Bawa Belanga

Published

on

Pedagang Kuliner

KlikMANADO – Forum Solidaritas Peduli Pantai Malalayang yang terdiri dari pedagang kuliner dan nelayan Malalayang, penyelam, YSNM, Walhi, dan PMII Metro Manado, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wali Kota Manado, Kamis (22/3/2018).

 

Demonstrasi tersebut dilakukan terkait kebijakan penertiban terhadap 100 kios ‘Sabua Bulu’ di kawasan wisata Pantai Malalayang, pada sekira lima bulan lalu, tepatnya 30 November 2017.

 

Ada tiga aspirasi yang dibawa Forum Solidaritas Peduli Pantai Malalayang. Pertama, bahwa penggusuran dilakukan tanpa konsep yang jelas itu telah membuat kehidupan para pelaku kuliner wisata Pantai Malalayang macet total.

 

Aspirasi kedua, sikap pemkot dalam penataan sangat tidak partisipatif, karena tidak pernah melibatkan masyarakat sebagai stakeholder. Terakhir, penataan itu diindikasikan berkaitan dengan reklamasi, sehingga nantinya dampaknya akan dirasakan masyarakat banyak.

 

Yang menarik, saat demonstrasi tersebut, terpantau sejumlah pedagang kuliner membawa peralatan dapur berupa belanga. Sementara peserta aksi lainnya hanya membawa bendera dan spanduk berisi keluhan.

 

Di Kantor Wali Kota Manado, mereka diterima Kepala Badan Kesbangpol-Linmas Manado Hanny Solang. Mewakili Wali Kota Manado, dia mengungkapkan bahwa aspirasi peserta demo sudah dipegang.

 

“Aspirasi sudah dipegang dan akan diteruskan ke Pak Wali Kota Manado. Namun tidak bisa diputuskan sekarang, karena pengambilan keputusan harus melalui proses yang telah diatur,” terangnya.

 

Lihat juga video demonstrasi:

 

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending