DCS PDIP di Dapil Manado Kosong, Ini Alasan KPU Sulut
Connect with us

Humaniora

DCS PDIP di Dapil Manado Kosong, Ini Alasan KPU Sulut

Published

on

KlikSULUT – Kosongnya daftar calon sementara (DCS) anggota DPRD Sulut dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk dapil Manado, menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

 

Bagaimana tidak, kekosongan itu dialami partai penguasa ini di Ibu Kota Provinsi Sulut. Selain itu, kekosongan itu pula dinilai bakal mengancam target perolehan suara dan kursi di DPRD Sulut.

 

Kepada sejumlah wartawan, komisioner KPU Sulut Komisioner KPU Sulut Meidy Tinangon menjelaskan alasan kosongnya DCS PDIP. “TMS satu dapil akibat setelah masing-masing satu calon perempuan TMS di masa verifikasi perbaikan,” kata komisioner divisi hukum ini, Senin (13/8/2018).

 

“Akibatnya berpengaruh terhadap jumlah keterwakilan perempuan karena tidak lagi cukup 30 persen yang wajib dipenuhi parpol untuk setiap dapil,” ujarnya.

 

Sebelumnya, pengurus PDIP Sulut mendatangi Kantor Bawaslu Sulut untuk mengikuti mediasi yang dilakukan Bawaslu Sulut, Senin (13/8/2018) kemarin.

 

“Hasil mediasi tadi adalah kita harus melengkapi berkas tiga hari sejak putusan dikeluarkan, besok,” kata Wongkar.

 

Menurut Wongkar, surat keterangan pengganti ijazah caleg Wulan Sambul sebenarnya sah karena ditandatangani instansi yang ada. Meski demikian, pihaknya memilih tetap mengikuti aturan yang ada. “Kita ikut format yang ada,” tukasnya.

 

Sekadar informasi, Bawaslu Sulut akan mengeluarkan putusan soal gugatan PDIP terkait keputusan KPU Sulut terhadap bacaleg, pada Selasa (14/8/2018) hari ini.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending