Ini Data Sementara Dampak Gempa Banten
Connect with us

Headline

Ini Data Sementara Dampak Gempa Banten

Published

on

Banten

KlikMANADO – Gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang Banten dan sekitarnya, Selasa (23/1/2018) pukul 13.34 WIB tadi, membuat ratusan rumah rusak.

 

Data BNPB menyebutkan, ratusan rumah rusak akibat gempa. Terdapat satu rumah rusak berat di Desa Tanggeung dan satu rumah rusak berat di Desa Pagermaneuh.

 

Di Kabupaten Sukabumi, 9 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, 1 masjid rusak berat, dan 2 fasilitas umum kesehatan rusak ringan.

 

Di Kabupaten Bogor terdapat beberapa rumah dan bangunan rusak di Kecamatan Sukajaya, Kecamata Nanggung, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Caringin, dan Kecamatan Cijeruk. Sebanyak 7 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan.

 

Di Pandeglang terdapat Aula SMA CMBBS Pandeglang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa. Di Banten terdapat 115 rumah rusak, 1 masjid rusak dan 1 puskesmas rusak.

 

Di Kabupaten Cianjur sebanyak 6 pelajar luka berat dan 2 pelajar luka ringan akibat tertimba genteng yang runtuh di SMK Tenggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, data kerusakan akan bertambah karena diperkirakan masih terdapat bangunan yang rusak.

 

“BPBD bersama unsur lainnya masih melakukan pendataan dampak kerusakan akibat gempa 6,1 SR. Dampak kerusakan akan bertambah seiring dengan pendataan yang dilakukan,” ujarnya.

 

“Masyarakat diimbau untuk tenang. Jangan terpancing pada isu-isu yang menyesatkan bahwa akan terjadi gempa susulan yang lebih besar. Iptek belum mampu memprediksi gempa secara pasti,” katanya.

 

Dia menambahkan, wilayah Selatan Jawa memang rawan gempa dan sepi terjadi gempa-gempa besar sehingga harus diwaspadai. “Saat merasakan guncangan gempa segera keluar rumah atau mencari tempat-tempat yang aman,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending