Ketang Baru Gelar Rapat Bahas Darurat Narkoba dan Miras
Connect with us

Headline

Darurat Narkoba dan Miras, Ketang Baru Rapatkan Barisan

Published

on

KlikMANADO – Pemerintah Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, akan menggelar rapat bersama masyarakat, untuk membahas masalah darurat Narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) dan minuman keras (miras) di kelurahan itu, Rabu (16/8/2017).

Hal itu diungkapkan Lurah Ketang Baru Muhammad Awal, kepada KlikNews. Menurut dia, rapat tersebut akan dilangsung sebagai tindaklanjut dari aspirasi yang berkembang di masyarakat. “Acara ini adalah bagian dari gerakan moral masyarakat dalam rangka memberantas narkoba dan miras,” ujar dia.
Dia mengakui jika saat ini Ketang Baru sudah masuk dalam kategori Darurat Narkoba dan Miras. “Inilah hal utama yang harus segera diselesaikan karena ini berkaitan dengan generasi masa depan di wilayah ini,” ungkap dia.
Dia menambahkan, momentum hari kemerdekaan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan kegiatan positif, seperti rapat bersama penyelesaian kasus narkoba dan miras ini.
“Pemerintah dan masyarakat harus bersatu, bergandengan tangan untuk menjauhkan narkoba dan miras dari kehidupan masyarakat. Tidak hanya sekadar dalam wacana saja, tapi juga diperlukan tindak lanjutnya yang bersifat nyata,” terang dia.
Untuk diketahui, secara nasional Indonesia sudah dikategorikan ke dalam Darurat Narkoba. Sebab, peredarannya sudah tidak lagi mengenal kalangan dan usia. Di Manado sendiri, Kecamatan Singkil dan Tuminting sudah disebut Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado, berkategori Darurat Narkoba.
Untuk diketahui, saat ini Sulawesi Utara sepertinya menjadi target peredaran narkoba. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, hingga Mei lalu, penyalah guna narkoba di provinsi ini sudah mencapai 1.030 orang.
Pengamat kemasyarakatan Mardan Umar mengungkapkan, bukan hanya pemerintah saja yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan itu. “Orang tua dan masyarakat juga harus bertanggung jawab,” tegasnya.
“Pengawasan dari orang tua kepada anaknya dan masyarakat kepada anggota masyarakat harus benar-benar maksimal. Ini adalah kunci penting agar seorang anggota masyarakat tidak terjerembab dalam narkoba maupun miras,” sambungnya.
Dia menambahkan, kegiatan positif secara rutin juga sangat diperlukan. “Kegiatan-kegiatan positif jadi indikator penting untuk mengurangi hal-hal negatif. Semakin banyak dan rutin sebuah kegiatan, semakin baik,” tandasnya. (Ayi)
Advertisement

Trending