Connect with us

Bitung

Waspada, Cuaca Ekstrem Terjang Sulawesi Utara

Published

on

Cuaca Ekstrem

KlikMANADO – Hujan disertai angin kencang menerpa Kota Manado dan sekitarnya, Senin (16/10/2017) sejak pukul 16.00 Wita.

 

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga enggan keluar dari rumah. “Lebih baik berdiam diri di dalam rumah saja daripada nanti terjadi apa-apa di luar sana,” ujar Oni, warga Wawonasa.

 

Apalagi di beberapa lokasi diketahui terjadi pemadaman listrik selama kurang lebih setengah jam.

 

Prakirawan cuaca Stasiun Klimatologi Kayuwatu Asep Hendrawan menjelaskan, kondisi tersebut karena Sulut memang sudah memasuki musim penghujan.

 

“Sekarang dipengaruhi siklon LAN yang ada di bagian timur Philipina sehingga mengakibatkan angin kencang yang melewati Sulawesi Utara dan hujan lebat,” terangnya.

 

Dari peringatan dini yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, lanjut dia, diperkirakan kondisi cuaca ekstrem akan terjadi hingga Pukul 20.00 Wita. “Nanti di-update lagi,” ungkapnya.

 

Dia pun mengimbau warga agar menghindari aktivitas di sekitar pohon-pohon yang sangat rindang. “Begitu juga warga di lereng gunung dan lokasi rawan banjir agar tetap waspada,” tandasnya.

 

Sementara itu, saat berita ini diturunkan, Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado kembali mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem.

 

Dalam peringatan dini tersebut terungkap, cuaca ekstrem akan terjadi lagi pada pukul 20.00 Wita dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 23.00 Wita.

 

Cuaca ekstrem itu diprediksi akan terjadi di wilayah Manado, Bitung, Minut, Minahasa, Tomohon, Kotamobagu, Minsel, Mitra, Boltim, Bolmut, Bolsel, Bolmong, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Talaud dan sekitarnya.

 

(Sahril Kadir)

Bitung

Farlan Patuman Terpilih Ketua PD PII Kota Bitung Periode 2021-2023

Published

on

Prosesi pelantikan. (Sumber Foto: Istimewa)

KlikBITUNG – Farlan Patuman akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Bitung periode 2021-2023, dalam Konferensi Daerah (Konferda) ke-VII PII Kota Bitung, yang berlangsung 27-28 Maret 2021.

Dalam konferda tersebut, Farlan Patuman meraih suara terbanyak menyisihkan sejumlah calon lainnya, sekaligus meneruskan tugas dan tanggung jawab Nursafwa Adawiyah Sidik yang dinyatakan Demisioner.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Wilayah PII Sulawesi Utara Elda Roring mengapresiasi Pengurus Daerah PII Kota Bitung Periode 2019-2021, karena telah melakukan berbagai kegiatan keumatan yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengurus saja, melainkan juga masyarakat Kota Bitung.

“Harapan besar PW PII Sulut, pengurus yang baru terpilih ini bisa terus menjalin silaturahmi dan koordinasi satu pintu. Kesolidan pengurus menjadi nilai tambah berharga bagi PII ke depan,” ujarnya.

Dia juga berharap, PII Kota Bitung tidak hanya membesarkan PII saja. “Tapi juga ikut membesarkan Kota Bitung dan Sulawesi Utara yang berkemajuan,” ungkapnya.

Sekadar informasi, Konferda ke-VII PII Kota Bitung berlangsung sukses tanpa ada gangguan apapun.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Bitung

Bawaslu Bitung Jamin Pengawasan Kinerja PPDP Dilakukan Secara Ketat

Published

on

Bawaslu Bitung

KlikBITUNG – Proses pemutakhiran data pemilih yang akan dimasukkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2020 akan diawasi secara ketat oleh Bawaslu Bitung.

Hal itu ditegaskan Koordinator Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bitung Zulkifli Densi, dalam Rapat Kerja Teknis Pengawasan Pumutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada Kota Bitung tahun 2020, di salah satu hotel ternama di Kota Bitung, Jumat (17/7/2020).

Makanya, dia mengingatkan seluruh jajaran untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU), khususnya PPDP, yang saat ini sedang melakukan pencocokan dan penelitian daftar pemilih.

“Tahapan ini sangat penting dalam pilkada. Dan ini salah satu tugas kita dalam hal pengawasan. Memastikan jangan sampai ada yang kehilangan hak pilihnya,” tegas Zulkifli.

Zulkifli menjelaskan, salah satu tugas Bawaslu adalah melakukan pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran, khususnya, pelanggaran administrasi.

“Intinya awasi, cegah, cegah, cekal dan tindak. Pastikan jangan sampai seseorang kehilangan hak konstitusinya. Jika didapati ada pelanggaran dan memaksa teman-teman untuk ditindak, mau tidak mau harus ditindak sesuai aturan yang ada,” terangnya.

Dia juga meminta jajaran Bawaslu Bitung untuk mengawasi PPDP. “Jangan sampai ada yang berafiliasi dengan partai politik. Jika itu terjadi maka harus ditindak,” tambahnya.

Dia menambahkan, kegiatan pencocokan dan penelitian data pemilih Pilkada harus berjalan sesuai prosedur. Termasuk di dalamnya adalah tetap mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Yang terpenting utamakan keselamatan dalam bertugas. Patuhi protokol kesehatan yang ada. Jangan lupa tetap pakai masker, rajin cuci tangan, gunakan hand sanitizer setiap saat. Pun, tetap menjaga stamina dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.

Baca Juga: Ancam Anggota Polsek, MK Diamankan Tim URC Totosik

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Bitung

Presiden KIBAR Pertanyakan Keseriusan PT IKI Selesaikan Masalah Sengketa Tanah

Published

on

Presiden KIBAR

KlikBITUNG – Presiden Komunitas Independen Bersama Azaz Rakyat (KIBAR) Andreas Lasut SH MTeol mempertanyakan keseriusan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) dalam menyikapi niat baik Keluarga Wuisan dalam rangka menyelesaikan permasalahan sengketa tanah.

Pasalnya, sebagaimana diungkapkan Andreas Lasut, pihak Keluarga Wuisan sudah sangat menantikan penyelesaian masalah yang menjadi hak mereka lewat Putusan Pengadilan Negeri Manado.

Andreas yang juga merupakan kuasa hukum Keluarga Wuisan menegaskan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika batas waktu yang diberikan keluarga kepada PT IKI tidak diindahkan.

Dia membeberkan, Keluarga Wuisan diwakili Presiden Kibar sudah melakukan pertemuan dengan PT IKI untuk mendapatkan solusi terbaik, sesuai Putusan Inkra Pengadilan Negeri Manado.

Pertemuan tersebut, kata Andreas, dilaksanakan pada akhir April 2020. Namun hingga saat ini belum ada pertemuan lanjutan yang terlaksana.

“Pihak PT IKI pada pertemuan April 2020 itu memberikan jawaban akan menunggu kuasa hukumnya untuk selanjutnya melakukan pembicaraan dengan kuasa hukum Keluarga Wuisan. Tapi sampai sekarang belum ada kabar juga,” ketusnya.

Andreas Lasut menegaskan, dalam waktu dekat keluarga akan segera melakukan tindakan tegas berupa penyegelan lokasi atau menutup akses jalan masuk ke PT IKI. “Agar ada perhatian serius untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, KlikNews belum berhasil mengonfirmasi masalah ini ke PT IKI.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending