Choirul Huda Layak Disandingkan dengan Totti
Connect with us

Headline

Choirul Huda Layak Disandingkan dengan Totti

Published

on

Tanpa Choirul Huda

KLIKSPORT – Kiper Persela Lamongan Choirul Huda, yang meninggal dunia saat bertanding melawan Semen Padang, layak disandingkan dengan El Capitano AS Roma, Fransesco Totti.

 

Bagaimana tidak, Huda memulai dan mengakhiri karir sepakbolanya hanya di satu klub, yaitu Persela Lamongan. Pria kelahiran Lamongan, 2 Juni 1979 ini mengawali karir di klub tersebut pada tahun 1999, atau bermain bersama klub kebanggaan warga Lamongan tersebut selama kurang lebih 19 tahun.

 

Diketahui, pria yang juga bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan ini tidak pernah berganti klub, meski sempat ditawari sejumlah klub ternama Indonesia.

 

Pemilik akun twitter @taufiek_23 bahkan menyarankan Persela agar mengganti nama stadion dari Stadion Surajaya menjadi Stadion Choirul Huda, sebagai bentuk penghormatan klub terhadap pemain tersebut.

 

Hal itulah yang membuat sejumlah fans Persela Lamongan menyandingkan kiper pemilik nomor punggung 1 yang juga menjadi kapten ini dengan Totti.

 

Totti sendiri merupakan pemain sepakbola yang mengawali dan mengakhiri karirnya di klub sepakbola AS Roma. Bahkan, jika dihitung, Pangeran Roma, julukan Totti, telah berkarir selama 28 tahun di klub ibu kota Italia tersebut.

 

Sama seperti Huda, penyerang asal Italia ini pun sempat menolak rayuan klub-klub ternama eropa. Salah satunya Real Madrid, yang merayunya saat berada di usia yang prima.

 

Meski hanya mampu mengantarkan satu gelar titel Serie A untuk Roma, Totti akan tetap dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dunia sepanjang sejarah.

 

Diberitakan sebelumnya, Choirul Huda dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri, Lamongan, pada Minggu (15/10/2017) pukul 17.15 Wita.

[irp posts=”2401″ name=”Kiper Choirul Huda Meninggal Akibat Benturan, Warganet Sorot Tim Medis”]

 

Sebagaimana dikutip dari Kompas.com dan BolaSport.com, Huda meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit akibat berbenturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento, pada lanjutan Liga 1 Indonesia, Minggu (15/10/2017) sore.

 

Usai benturan tersebut, Tim Medis membawa Huda dengan Tandu keluar lapangan, dan memberikan bantuan alat pernapasan dari tabung oksigen. Selanjutnya, Huda langsung dilarikan ke rumah sakit dengan mobil ambulans.

 

Pihak RSUD dr Soegiri, Lamongan, melalui dr Zaki Mubarok mengungkapkan, Huda meninggal akibat mengalami benturan.

 

Menurut dr Zaki Mubarok, Choirul Huda mengalami hypoxia. Hypoxia merupakan suatu keadaan jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen yang disebabkan banyak hal.

 

Selamat Jalan Choirul Huda, Sang Legend.

 

(Tim)

Advertisement

Trending