Ayo Simak Cerita di Balik Hari Minggu
Connect with us

Headline

Cerita Tersembunyi tentang Hari Minggu

Published

on

Hari Minggu

KlikMANADO – Hari Minggu adalah hari yang paling ditunggu masyarakat, karena ditetapkan sebagai waktu libur. Tapi tahukah Anda tentang cerita tersembunyi tentang hari itu? Berikut penelusuran KlikNews.

 

1. Asal Kata Minggu

Dikutip dari Wikipedia, Minggu berasal dari Bahasa Portugis, Domingo, yang dalam Bahasa Latin disebut Dominicos. Adapun Domingo maupun Dominicos berarti hari Tuhan Kita.

 

Adapun dalam Bahasa Melayu, kata ini dieja menjadi Dominggu, dan mengalami perubahan ke Minggu diantara abad 19 dan abad 20.

 

2. Nama lain

Penggunaan nama hari ini di berbagai negara berbeda-beda. Di Arab disebut ahad, sekmadienis oleh masyarakat Lituania, dalam Bahasa Belanda disebut zondag, sunday di Inggris, dan lain-lain.

 

Penggunaan kata-kata tersebut ternyata merujuk pada empat makna, yaitu hari matahari, hari Tuhan, dan hari beristirahat, dan hari ketujuh. Makanya, di era Majapahit lalu, Minggu disebut pula dengan Aditya, Raditya, Redite, dan Dite, yang artinya matahari.

 

3. Makna bagi Umat Kristiani

Untuk Umat Kristiani, hari Minggu identik dengan hari Tuhan dan hari kebangkitan. Sehingga pada hari itu, anak-anak secara beramai-ramai menuju sekolah minggu. Hal ini sesuai dengan tradisi sabat yang jatuh pada hari ketujuh atau Sabtu.

 

Selanjutnya, hari peristirahatan itu bergeser ke hari pertama sejak peristiwa bersejarah kebangkitan Yesus yang terjadi pada hari Paskah. Berikutnya, pada 7 Maret 321, Kaisar Konstantinus I menetapkan hari Minggu sebagai hari peristirahatan Bangsa Romawi. Penetapan tersebut didasarkan sejumlah ayat dalam Alkitab yang menjelaskan tentang hari Tuhan.

 

4. Sejarah

Berdasarkan berbagai sumber, negara pertama yang menetapkan Minggu sebagai hari libur adalah Romawi Kuno di Italia. Pada hari itu, warga Romawi Kuno menghabiskan waktu untuk istirahat dan beribadah. Selain itu, mereka mempunyai kebiasaan menandai hari liburnya dengan tanda merah.

 

Lantas, bagaimana bisa tradisi itu sampai ke berbagai negara, termasuk Indonesia? Dulu, Romawi adalah bangsa yang menguasai banyak negara eropa, bahkan hingga ke Belanda, Inggris, Perancis dan Jerman. Tradisi libur ini juga yang mereka bawa ke bangsa-bangsa itu.

 

Indonesia yang dulunya merupakan salah satu daerah jajahan Belanda, ikut terkena imbasnya. Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia menetapkan Minggu sebagai hari libur dan menandainya dengan tanda merah.

 

(Tim)

Advertisement

Trending