Calon Nyong Noni Sulut Positif Bebas Narkoba
Connect with us

Kesehatan

36 Calon Nyong Noni Sulut 2017 Positif Bebas Narkoba

Published

on

Nyong Noni

KlikMANADO – Kantor Gubernur Sulut sempat dikejutkan dengan kehadiran sejumlah cewek-cewek cantik dengan pakaian terusan hijau didampingi sejumlah cowok-cowok ganteng, Selasa (12/9/2017).

 

Dari pantauan KlikNews, kehadiran cewek-cewek dan cowok-cowok sebanyak 36 orang tersebut, ternyata merupakan calon Nyong Noni Sulut (NNS) 2017 yang akan melakukan serangkaian kegiatan.

 

Salah satunya adalah melakukan tes kesehatan narkoba yang langsung di tes oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut.

 

Tes Narkoba tersebut pun langsung disaksikan oleh Ketua Panitia Pemilihan NNS 2017 dr Kartika Devi Kandouw Tanos yang juga sebagai Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulut.

 

Devi, saat dimintai tanggapannya, mengatakan, tes Narkoba itu menjadi salah satu persyaratan dalam pelaksanaan pemilihan NNS 2017. “Saya bangga dan beri apresiasi ke 36 NNS dinyatakan bebas narkoba,” kata dia.

 

Dia pun mengaku sempat kaget ketika mendengar hasil tes dari tim pemeriksa BBN Sulut yang secara spontan menyatakan hasil pemeriksaan positif.

 

“Saya sempat kaget dibilang positif. Namun puji Tuhan ternyata positif yang dimaksud tersebut. Artinya ke-36 calon NNS itu dinyatakan positif bebas dari narkoba,” aku isteri dari Wagub Sulut Steven Kandouw ini didampingi Kabid UPK Dinkes Sulut dr Lydia Tulus.

 

Devi berharap, kedepannya nanti, apapun hasilnya, 36 Calon Nyong Noni Sulut 2017 utusan dari kabupaten dan kota ini tetap bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda-pemudi Sulut nanti.

 

“Tidak hanya nantinya menjadi duta wisata tapi akan menjadi juga duta-duta lain dan selain itu nantinya akan ke kancah nasional,” tuturnya.

 

Saat disentil soal adanya salah satu kabupaten yang tidak mengutus peserta dalam ajang PNNS ini, dr Devi pun mengungkapkan, pemerintah provinsi sangat menyayangkan Kabupaten Sitaro tidak mengirim utusan.

 

“Sangat disayangkan kalau tak ada perwakilan, ajang ini sangat positif demi pengembangan karir dan potensi putra putri daerah,” pungkas mantan Noni Sulut tahun 1994 ini.

 

(jak)

Advertisement

Trending