Buka Workshop Imam dan BTM Sekota Manado, Wali Kota Andrei Sampaikan Begini
Connect with us

Manado

Buka Workshop Imam dan BTM Sekota Manado, Wali Kota Andrei Sampaikan Begini

Published

on

KlikMANADO – Wali Kota Manado Andrei Angouw membuka Workshop Fungsi Imam dan BTM sekota Manado, yang digelar Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kota Manado, di Balai Diklat Keagamaan Kota Manado, pada Sabtu (18/12/2021).

Dalam sambutannya, Wali Kota Manado Andrei Angouw mengatakan bahwa Pemerintah harus memastikan masyarakat sejahtera dengan nilai-nilai pancasila.

Meski demikian, kata Angouw, Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, melainkan butuh dukungan stakeholder terkait, termasuk tokoh agama.

Makanya, dia berharap tokoh agama, termasuk Imam dan BTM, bisa memahami problematika umat, sekaligus mendidik masyarakat. “Jika terlaksana, maka setengah tanggung jawab pemerintah terselesaikan,” ungkap Angouw.

Dia juga meminta Imam dan BTM bisa membangun komunikasi yang baik dengan tokoh berlatarbelakang agama lain. “Saling kenal dan bersilaturahmilah,” pintanya.

Permintaan tersebut disampaikannya karena komunikasi yang baik bisa meminimalisasi potensi konflik. “Konflik biasanya terjadi karena miss komunikasi dan diskomunikasi. Makanya mari jaga komunikasi yang sudah ada,” ujarnya.

Angouw menambahkan, sekarang ini Pemerintah Kota Manado juga sedang melakukan pendataan masyarakat. “Potensi masalah, kriminal, diidentifikasi. Sedang dipetakan,” sambungnya.

“Tingkat kriminal harus rendah agar perekonomian membaik. Ekonomi yang membaik akan membuat masyarakat sejahtera. Kalau sudah sejahtera, tentu saja semuanya lari ke tempat ibadah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWNU Sulawesi Utara (Sulut) Hi Ulyas Taha mengapresiasi Wali Kota Manado Andrei Angouw, yang menyempatkan diri hadir dalam kegiatan ini.

Dia juga menyatakan bahwa NU mendukung setiap program pemerintah. Selain itu, dia meyakini Wali Kota Manado akan berlaku adil terhadap setiap ormas.

Adapun Ketua LTMNU Kota Manado Subhan Alma’mun menjelaskan alasan pelaksanaan workshop imam dan BTM ini.

“Peran imam dan BTM sangat penting untuk kesejahteraan umat. Itulah sebabnya LTMNU Kota Manado menggelar kegiatan ini, untuk memperjelas fungsi dan peran imam dan BTM, mensinergikan, dan menguatkannya,” terangnya.

Dia menyebutkan, peserta workshop berasal dari 100 masjid yang ada di Kota Manado, dan dibagi dalam dua kelompok.

(***)

Advertisement

Trending