BNNP Sulut Amankan 14 Orang Penyalahguna Narkotika
Connect with us

Headline

BNNP Sulut Amankan 14 Orang Penyalahguna Narkotika

Published

on

KlikMANADO – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulut berhasil mengamankan 14 orang di dua provinsi. Yaitu lima orang di antaranya ditangkap di Kalimantan Barat, dan sembilan lainnya ditangkap di Kota Manado. Hal itu terungkap dalam press conference BNNP Sulut, di Kantor BNNP Sulut, pada Rabu (6/6/2018).

 

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulut AKBP Jhon Thenu menjelaskan, penangkapan tersebut bermula dari informasi yang didapat dari tersangka Acun. “Pada Selasa tanggal 22 Mei 2018, sekitar jam 21.30 Wita, bertempat di Jalan Perkebunan Jaga VII Desa Warembungan Kecamatan Pineleng, Minahasa, Tim Berantas BNNP Sulut menangkap lelaki yang bernama Acun, karena memiliki narkotika golongan I,” ujarnya.

 

“Narkotika golongan I yang dimaksud adalah bukan tanaman jenis sabu, sebanyak satu paket kecil di dalam plastik bening terbungkus dalam plastik warna hitam yang berada di saku celana sebelah kanan,” sambungnya.

 

Berdasarkan informasi dari Acun, Tim Berantas BNNP Sulut melakukan pengembangan ke Kalimantan Barat, tepatnya di Kabupaten Singkawang, dan berhasil mengamankan empat orang lelaki bernama Rangga Pratama Alias Angga, Hamdani Bin Soni Alias Amcek, Henky Saputra Alias Henky bin Nikwan, Uray Agus Suryaman Alias Muksin Bin Uray Zainudin,” ungkapnya.

 

“Ketiga tersangka yang ditangkap di Singkawang berstatus Napi di Lapas kelas IIB Singkawang. Dari pemeriksaan hasil urine, keempat tersangka positif menggunakan Methamphetamin,” katanya.

 

Dari jaringan narkotika antar provinsi, lanjut dia, Tim BNNP Sulut juga berhasil mengamankan sembilan orang lelaki dengan kategori korban penyalahgunaan narkotika di Kota Manado. “Dengan inisial F, H, C, LS, RJ, A, WC, ES, dan E. Mereka mendapat narkotika dari lelaki yang bernama Acun,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala BNNP Sulawesi Utara Brigadir Jendral Polisi Charles Ngili mengatakan, dari pengungkapan kasud tersebut, pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa narkotika dengan berat bersih kurang lebih 0,34 gram.

 

“Dan barang bukti yang bukan narkotika di antaranya satu buah HP merk Samsung GT warna hitam dengan simcard telkomsel milik dari tersangka lelaki Acun, satu buah HP merk Oppo F1s Model A1601 warna gold dengan simcard Indosat, serta satu lembar kertas bukti pengiriman dari jasa pengiriman J&T Express, dari Singkawang-Manado milik dari tersangka Rangga Pratama,” bebernya.

 

“Tersangka Acun dikenakan pasal 112 ayat 1, dan pasal 127 Ayat 1 Huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dan untuk empat tersangka lainnya dikenakan pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 Huruf a jo pasal 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” kuncinya.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending