BKPRMI Sulut Ajak Warga Tolak Money Politics
Connect with us

Sulut

BKPRMI Sulut Ajak Warga Tolak Money Politics

Published

on

BKPRMI Sulut

KlikSULUT – BKPRMI Sulawesi Utara (Sulut) mengajak seluruh warga pemilik hak pilih untuk secara bersama menolak money politics.

Hal itu terungkap dalam Sosialisasi Menuju Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2020 yang Berintegritas, di Kedai Kopi Jella, Tuminting, Manado, Selasa (8/12/2020).

Saat itu, Ketua BKPRMI Sulut Fachruddin Noh menegaskan bahwa money politics adalah sebuah kecurangan besar dalam momentum Pemilu maupun Pilkada.

Kata Fachruddin, money politics juga merupakan penyakit politik yang harus dilawan bersama oleh semua pihak. “Suara kita akan sangat mempengaruhi nasib daerah kita selama lima tahun ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi mengatakan, KPU Sulut terus mendorong seluruh warga untuk secara bersama menolak money politics.

Meski diakuinya, money politics memang menjadi penyakit lima tahunan. “Namun bukan berarti money politics tak bisa ditolak bersama,” katanya.

Dia menjelaskan, Pilkada merupakan momentum berharga bagi warga daerah untuk menentukan pemimpinnya pada lima tahun ke depan.

Sehingga, pilihan yang diambil warga harus berdasarkan pilihan sendiri tanpa ada paksaan maupun imbalan dari pihak lain. “Pilkada harus berintegritas dan juga tetap mengedepankan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, selain Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi dan Ketua BKPRMI Sulut Fachruddin Noh, ada juga mantan Komisioner KPU Rivai Poli sebagai narasumber.

Sosialisasi tersebut berjalan hangat karena dipenuhi beragam pertanyaan menarik dari peserta.

(Sahril Kadir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending