Connect with us

Ekobis

Beri Solusi Atasi Pasokan Petrokimia, Tim Universitas Pertamina Sabet Penghargaan Internasional

Published

on

Universitas Pertamina

KlikJAKARTA – Tim dari Universitas Pertamina yang menamakan diri mereka sebagai ATHENA, berhasil menyabet 2nd Runner Up dalam kategori Case Study Competition, di ajang Boreyes International Energy Fair 2021.

Boreyes adalah ajang internasional yang diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers Padjadjaran University Student Chapter.

Keberhasilan Tim dari Universitas Pertamina ini berkat proposal pengembangan proyek petrokimia, yang disusun dengan menggunakan latar belakang kondisi riil industri petrokimia di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, meski berperan sentral dalam menopang berbagai aktivitas industri lain dan mencukupi kebutuhan harian masyarakat, industri petrokimia di Indonesia ternyata hanya mampu memenuhi sekitar 30 persen dari total permintaan domestik. Sisanya masih mengandalkan impor.

Terungkap pula data, pada tahun 2020 pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menyebutkan bahwa kebutuhan produk petrokimia hulu domestik Indonesia mencapai 6 juta ton. Pemerintah juga menargetkan, pada tahun 2025 mendatang, kapasitas produksi nasional bisa mencapai angka 60 persen sampai 70 persen.

Produk-produk petrokimia umumnya digunakan sebagai bahan baku industri turunannya. Sebut saja plastik, serat sintetis, karet sintetis, pestisida, detergen, pelarut, pupuk, dan berbagai jenis obat maupun vitamin.

Ketua tim, Muhammad Athallah Naufal, mengungkapkan bahwa mereka mengusung solusi pengembangan integrated oil refineries atau kilang minyak terintegrasi.

“Selain minimnya pasokan produk petrokimia, sejak COVID-19 melanda dunia, bisnis migas juga mulai mengalami penurunan permintaan. Sehingga, banyak bahan baku minyak mentah yang tidak terserap,” ujarnya, pada Kamis (21/4/2021).

“Melalui pengembangan kilang minyak dengan model ini, kita bisa mengalokasikan over supply minyak mentah tersebut untuk meningkatkan kemandirian Indonesia dalam mengolah produk petrokimia,” jelasnya.

Ike Yulianis, anggota tim, menambahkan, solusi yang digagas sejalan dengan target PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan kapasitas produksi petrokimia menjadi 12 juta ton per tahun pada tahun 2027 mendatang.

“Melalui Refinery Development Master Plan (RDMP) di sejumlah kilang PT Pertamina (Persero) di antaranya di Kilang Balongan, Cilacap, Balikpapan, Plaju, dan Dumai serta pembangunan kilang baru di Tuban, Jawa Timur,” terangnya.

Elizabeth Bella Ruth Septiana, anggota tim lainnya, mengatakan bahwa hadirnya mata kuliah Creative Problem Solving (CPS) dan Critical Thinking (CT) serta kegiatan kuliah pakar sangat membantu dalam menyusun solusi.

“Melalui CPS dan CT, kami diajarkan untuk dapat menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang out of the box dan menemukan ide-ide baru yang didasarkan pada analisa kritis. Selain itu, kuliah pakar ‘UPbringing’ yang menghadirkan para ahli di bidangnya, juga membantu kami memahami kondisi riil yang terjadi di industri saat ini,” ungkapnya.

Saat ini, kampus milik PT Pertamina (Persero) tersebut sedang membuka pendaftaran Seleksi Nilai Rapor untuk Tahun Akademik 2021/2022.

Pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 23 Maret hingga 30 April 2021 mendatang. Seleksi ini merupakan seleksi tanpa tes. Siswa-siswi dapat memilih empat program studi yang ada di Universitas Pertamina, disesuaikan dengan kelompok ujian dan latar belakang pendidikan SMA/sederajat yang tengah ditempuh. Seleksi Nilai Rapor dapat diikuti oleh siswa SMA/sederajat lulusan tahun 2020 dan 2021.

Bagi siswa SMA/sederajat lulusan tahun 2017, 2018, 2019, 2020 dan 2021 bisa juga mendaftar melalui jalur Ujian Masuk (UM) Online (daring). Pendaftaran untuk UM Online telah dibuka sejak tanggal 15 Maret hingga 22 April 2021. Ujian akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 April 2021 secara daring (online). Informasi lengkap terkait program studi serta syarat dan ketentuan pendaftaran untuk kedua jalur masuk dapat diakses di laman https://universitaspertamina.ac.id/pendaftaran

(Sahril Kadir)

Ekobis

Roland Roeroe Jabat Dirut, Irving Biki Dirops PD Pasar Manado

Published

on

Direksi PD Pasar Manado

KlikMANADO – Pemerintah Kota Manado melalui Wakil Wali Kota dr Richard Sualang resmi mengumumkan dan melantik jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PD Pasar Manado yang baru.

Proses serah terima jabatan dilaksanakan tertutup di Ruang Dinas Wakil Wali Kota Manado, yang ikut disaksikan Sekretaris Kota (Sekkot) Manado Micler Lalat.

Dari pengumuman tersebut diketahui bahwa Direktur Utama dijabat Roland Roeroe, Jeffrie Salilo menjabat Direktur Pengembangan, dan Direktur Umum dijabat Lucky Senduk, serta Direktur Operasional diamanatkan kepada Irving Kurniawan Biki.

Sementara Dewan Pengawas diketuai Novie Lumowa, Sekretaris Philip Sondakh (Asisten II), dan Anggota Marko Tampi.

(Sahril Kadir)


Continue Reading

Ekobis

Dengan Andrei Angouw, Dirut JFX Yakin Makin Banyak Investor Akan Berinvestasi di Manado

Published

on

Dirut JFX Stephanus Paulus Lumintang
Dirut JFX Stephanus Paulus Lumintang. (Sumber Foto: jfx.co.id)

KlikJAKARTA – Direktur Utama (Dirut) JFX (Jakarta Futures Exchange) atau Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang berkeyakinan bahwa dunia ekonomi dan bisnis di Kota Manado akan makin bergairah di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang.

Bahkan, dia yakin bahwa duet AARS akan mampu menarik banyak investor untuk berinvestasi di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara ini.

Keyakinan tersebut, kata Lumintang, bukan tanpa alasan. “Wali Kota Andrei Angouw memiliki background sebagai seorang businessman. Dengan latar belakang itu pasti memiliki network luas dan pengetahuan bisnis sangat mumpuni,” tegasnya.

Dia juga meyakini bahwa dengan visi dan misi yang jelas, Kota Manado akan menjadi lebih baik dan lebih hebat di tangan wali kota yang baru.

“Sebagai seorang visioner, bapak wali kota pasti akan mengedepankan kemajuan dan kemakmuran kota Manado dan masyarakatnya. Selamat bertugas,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Ekobis

Buka Puasa Bersama, KPS Jago Kaji Koperasi dan Ekonomi Umat Bersama Aktivis Muslim

Published

on

KlikMANADO – Koperasi Pemasaran Sahabat (KPS) Jawa Gorontalo (Jago) menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama, di Cafe Pondol Manado, pada Sabtu (8/5/2021).

Kegiatan ini juga dirangkaikan diskusi bertema “Quo Vadis Ekonomi Umat di Tengah Pandemi Covid-19”, dengan Anggota DPRD Sulut Hilman Idrus Abubakar, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Sulut Roy Sendow, dan Ketua El Perisai Sulut Muhammad Nur Andi Bongkang sebagai pembicara.

Menurut Ketua KPS Jago Noho Poiyo, kegiatan ini merupakan salah satu agenda koperasi yang dipimpinnya untuk tidak hanya sekadar melakukan usaha ekonomi saja, melainkan juga aktif mengkaji berbagai persoalan ekonomi.

“Jadi tidak hanya sekadar silaturahmi biasa saja di antara pengurus KPS Jago dan aktivis serta masyarakat saja,” ujar Poiyo.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Sulut Roy Sendow mengungkapkan bahwa sekarang ini banyak bantuan yang diberikan kepada koperasi yang notabene sudah berbadan hukum.

Dia juga membeberkan sejumlah bantuan yang disiapkan Kementerian Koperasi. Di antaranya dengan adanya Lembaga Penjamin Dana Bergulir.

Meski demikian, dia berharap koperasi yang akan dibangun bisa berbeda dari biasanya. “Harus ada inovasi dan sesuai dengan kondisi yang ada sekarang,” ungkapnya.

Adapun Anggota DPRD Sulut Hilman Idrus Abubakar mengajak aktivis untuk bisa mengkaji pengoperasian UMKM, yang menyumbang PAD cukup besar.

“Kajian ini penting di tengah pandemi Covid-19. Karena perekonomian masyarakat harus terus berjalan maksimal,” sambungnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para aktivis muslim Sulut, Ketua Asosiasi Pertukangan Indonesia Sulut Rommy, Staf Khusus Gubernur dr Makmun Djaafara, dan para pengurus KPS Jago.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending