Mulai Besok, Begini Model Kampanye di Tengah Pandemi Covid-19
Connect with us

Headline

Mulai Besok, Begini Model Kampanye di Tengah Pandemi Covid-19

Published

on

Honor PPDP

KlikMANADO – Tahapan Pilkada Serentak Lanjutan tahun 2020 memasuki masa Kampanye, mulai Sabtu (26/9/2020) besok. Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Manado Divisi SDM dan Parmas Ismail Harun, pada Jumat (25/9/2020).

Lantas bagaimana model pelaksanaan kampanye di tengah pandemi Covid-19 tersebut?

Ismail menjelaskan, Kampanye Pemilihan Serentak Lanjutan dapat dilaksanakan dengan metode pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon, penyebaran bahan Kampanye kepada umum, pemasangan Alat Peraga Kampanye, penayangan Iklan Kampanye di media massa cetak, media massa elektronik, Media Sosial, dan atau Media Daring, dan atau kegiatan lain yang tidak melanggar larangan Kampanye dan ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

“Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon, Tim Kampanye, dan atau pihak lain mengutamakan metode Kampanye pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka dan dialog dilakukan melalui Media Sosial dan Media Daring,” jelas Ismail, pada Jumat (25/9/2020).

Jika tak dapat dilakukan melalui Media Sosial dan Media Daring, terang dia, pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka dan dialog dapat dilakukan dengan sejumlah ketentuan.

“Dilaksanakan dalam ruangan atau gedung, membatasi jumlah peserta yang hadir secara keseluruhan paling banyak 50 orang dan memperhitungkan jaga jarak paling kurang satu meter antarpeserta Kampanye, wajib menggunakan alat pelindung diri paling kurang berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, menyediakan sarana sanitasi yang memadai pada tempat dilaksanakannya kegiatan paling kurang berupa fasilitas cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, dan atau cairan antiseptik berbasis alkohol (handsanitizer),” ungkapnya.

Ismail menegaskan, pelaksanaan kampanye wajib mematuhi ketentuan mengenai status penanganan Covid-19 pada daerah Pemilihan Serentak Lanjutan setempat yang ditetapkan oleh pemerintah daerah dan atau Gugus Tugas Percepatan Covid-19.

Dia juga menjelaskan larangan dan saksi terkait pelaksanaan kampanye. “Dilarang menggelar rapat umum, kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan atau konser musik, kegiatan olah raga berupa gerak jalan santai, dan atau sepeda santai, perlombaan, kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah, dan atau peringatan hari ulang tahun Partai Politik,” bebernya.

Dia menambahkan, tidak seperti Pilkada sebelumnya, kali ini KPU Manado tak menggelar kegiatan ceremony hari perdana kampanye.

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending