Begini Imbauan DPP SII Terkait Ikhtiar Mencegah Penyebaran Covid-19
Connect with us

Headline

Begini Imbauan DPP SII Terkait Ikhtiar Mencegah Penyebaran Covid-19

Published

on

KlikJAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Syarikat Islam Indonesia (SII) menerbitkan Surat Edaran Nomor: 0184/ LT/ DPP/ SI.Indonesia/ XXXVIII/ SE/ 03/ 2020 Tentang Ikhtiar dan Daya Upaya Kaum SII Dalam Mencegah dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Wabah (Covid-19).

Dalam Surat Edaran tertanggal 20 Maret 2020 itu, DPP SII mengimbau segenap Badan Pimpinan Organisasi SII semua tingkatan, beserta Front Syarikat Islam Indonesia untuk menghadapinya dengan sabar, tawakal, ikhtiar dan berdoa secara sungguh-sungguh dan istiqomah, dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Menjaga dan meningkatkan kebersihan diri pribadi, keluarga, masyarakat dan lingkungan sistem dimana kita berada sebagaimana diajarkan agama Islam serta memperhatikan, mengikuti dan melaksanakan instruksi dan seruan pemerintah sesuai prosedur pencegahan Covid-19.

2. Khusus di wilayah/daerah pandemic dan rawan penyebaran Covid-19 agar menghindari atau menjauhi keramaian dan kerumunan massa serta menunda seluruh kegiatan keorganisasian sementara waktu, dan/atau dilaksanakan dengan menggunakan sarana teknologi media informasi atau cara lain yang bersifat terbatas dan sesuai prosedur yang ditetapkan Pemerintah.

3. Bagi wilayah/daerah yang bukan pandemic Covid-19, aktivitas kegiatan dapat dilakukan dengan terbatas dan memperhatikan prosedur pencegahan Covid-19, mengikuti instruksi dan seruan Pemerintah pusat dan daerah.

4. Shalat berjamaah di Masjid dan Musholla dapat dilakukan dengan syarat ketentuan, yaitu Masjid dan Musholla tidak berada di daerah pandemic Covid-19; tersedia cukup air bersih dan mengalir, cairan disinfektan, hand sanitizer, sabun dan tisu bagi jamaah. Masjid dan Musholla senantiasa dibersihkan dan disemprot disinfektan sebelum dan setelah shalat berjamaah, meliputi karpet, lantai, kamar kecil dan tempat wudhu meskipun dengan peralatan tradisional dan sederhana. Berjamaah hanya dapat diikuti oleh orang yang nyata-nyata sehat, sementara yang sakit sekalipun bukan terinfeksi Covid-19 sebaiknya beribadah di rumah. Apabila dipandang darurat, pelaksanaan sholat jumat dapat diganti/dibadal dengan shalat zhuhur di rumah, dan shalat berjamaah di rumah bersama keluarga.

5. Lebih mendekatkan diri “taqarrub” kepada Allah dengan meningkatkan keimanan, ketauhidan dan ketakwaan, serta menyempurnakan pelaksanaan syariat sesuai tuntunan contoh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam kehidupan sehari-hari, misalnya mengikuti cara-cara dan doa Rasulullah dalam shalat, wudhu, makan, minum, berpakaian dan sebagainya.

6. Tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan dan tidak panik serta selektif menyaring berita-berita terkait Covid-19 dan tidak menyebarkan berita-berita hoaks yang berpotensi membuat kepanikan dan kegaduhan kecuali berita-berita yang dapat dipertanggungjawabkan dan dikeluarkan secara resmi oleh Pemerintah terkait Covid-19.

7. Pengurus Badan Pimpinan Organisasi SII di semua tingkatan mendukung dan membantu upaya-upaya Pemerintah dalam pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan memperhatikan kebersihan kantor/sekretariat dan lingkungannya, menyediakan hand sanitizer, disinfektan, air bersih yang mengalir, dan memberikan pemahaman dengan sosialisasi dan edukasi terkait wabah Covid-19; mengenal, mencegah, mengantisipasi dan mengobatinya.

Imbauan tersebut, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran tersebut didasarkan atas Alquran dan Hadis.

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending