Baznas Sulut: Baru 2 Lembaga Yang Direkom Bisa Kelola Zakat
Connect with us

Headline

Baznas Sulut: Baru 2 Lembaga Yang Direkom Bisa Kelola Zakat

Published

on

Ketua Baznas Sulut Hi Abid Takalamingan. (Sumber Foto: Istimewa)

KlikSULUT – Ketua Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Sulawesi Utara (Sulut) Hi Abid Takalamingan mengungkapkan bahwa untuk saat ini baru dua lembaga yang direkomendasikan Baznas untuk bisa mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.

“Di Sulut, yang dapat rekom Baznas baru dua, yaitu Yakezma, dan Dompet Duafa yang by proses,” beber Abid, Jumat (30/4/2021).

Dia menjelaskan, yang bisa melakukan pengumpulan dan pendistribusian zakat adalah lembaga resmi. “Yang tidak resmi bisa terkena sanksi denda dan kurungan badan sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat,” terangnya.

“Jadi kalau ada yang tidak resmi lantas melakukan pengelolaan zakat, bisa dilaporkan dan dipidanakan,” sambungnya.

Adapun Yayasan, BTM (Badan Takmir Masjid), panti dan sejenisnya, kata Abid, tak boleh mengelola zakat.

Dia menambahkan, di masjid-masjid harus ada UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang di SK-kan resmi oleh Baznas Kabupaten/Kota yang biasanya direkomendasikan BTM. “Jadi tak boleh dilakukan oleh lembaga yang tidak sesuai dengan Undang-Undang. Sehingga zakat itu sesuai dengan syariat, regulasi dan tidak terjadi pemanfaatan yang di luar selainnya. Jadi aman Syar’i, aman regulasi dan aman NKRI,” tegasnya.

Sementara itu, Baznas Sulut terkonfirmasi akan mendistribusikan 3.500 paket kepada kaum dhuafa hingga Idul Fitri nanti. “Akan disalurkan langsung kepada mustahik. Selasa (4/5/2021) nanti akan dilakukan penyerahan simbolik,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending