Bawaslu Minta Jangan Rusak Pohon Dengan APK
Connect with us

Minsel

Bawaslu Minta Jangan Rusak Pohon Dengan APK

Published

on

KlikAMURANG – Masa kampanye pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota tahun 2020 dimulai pada tanggal 26 September 2020 sampai dengan 5 Desember 2020 atau selama 71 hari.

Salah satu metode kampanye yang sering digunakan adalah pemasangan alat peraga kampanye (APK). Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal (PHH) Bawaslu Minsel Abdul Majid Mamosey, mengajak masyarakat bisa mewujudkan Kampanye Pemilihan yang ramah lingkungan, yang salah satu agendanya tidak merusak pohon.

“APK dipasang jangan dipaku di pohon. Hal ini karena paku berpotensi sebagai pintu masuk bagi infeksi penyakit dan bakteri pada pohon. Pohon akan mengalami gangguan proses fisik dan biologis dalam tubuh pohon yang nantinya akan menggangu fisiologis tanaman dan mengurangi tekstur pada kayu,” kata Abdul Mamosey, Senin (26/9/2020).

Ia menjelaskan, kekuatan pohon akan berkurang karena pohon mudah terinfeksi penyakit jamur dan bakteri yang mengakibatkan pohon tidak lagi memiliki kekebalan dalam menanggulangi hama dan penyakit yang ada pada kulit pohon.

“Dengan rusaknya kulit pohon mengakibatkan tameng pohon tidak ada lagi dalam upaya melindungi batang sebagai tempat yang sentral dan pertumbuhan pohon. Keberadaan pohon di suatu wilayah memiliki manfaat dalam memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kualitas udara,” terang Momosey.

Ia mengatakan, APK jangan dipasang menghalangi pohon melakukan proses fotosintesis, menyalurkan oksigen yang dibutuhkan manusia dan menghisap karbondioksida dari polusi kendaraan bermotor.

“Ingatlah bahwa Bumi ini bukan sekedar warisan nenek moyang kita namun milik anak cucu kita. Generasi selanjutnya berhak menikmati lingkungan yang baik dan sehat,” pungkasnya.

(Jesika Tambajong/Advertorial)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending