Bawaslu Minsel Rekom Tunda Pilkada, Ini Alasannya

Bawaslu Minsel Rekom Tunda Pilkada, Ini Alasannya
Koordiv Hukum Bawaslu Minsel Franny Sengkey. (Sumber: istimewa)

KlikMINSEL – Koordiv Hukum Bawaslu Minsel Franny Sengkey menjelaskan, pihaknya sedang mempersiapkan konsep penerbitan rekomendasi penghentian tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati.

Pasalnya, alokasi anggaran yang tertuang dalam hibah APBD Minsel tak kunjung dicairkan oleh Pemerintah Daerah Minahasa Selatan.

Sengkey yang juga mengambil ilmu hukum semester akhir di Universitas Pembangunan (UNPI) Manado berpendapat, konsep rekomendasi penghentian dan penundaan Pilkada Minsel ini menjadi opsi sehubungan banyak program dan agenda pengawasan sejak Januari hingga Februari tidak dilakukan sehubungan topangan anggaran tidak ada.

Apalagi, Maret dan April mendatang sudah masuk pada tahapan faktual calon perseorangan dan pemutahiran data pemilih. “Tahapan ini adalah tahapan vital dan membutuhkan pengawasan yang ketat dan bila tidak ditopang dengan anggaran maka pengawasan tidak akan dilakukan,” tegasnya, Selasa (3/3/2020).

Sengkey juga akan memberi masukan untuk melakukan penundaan pengukuhan PPL yang rekrutmennya sedang berlangsung. “Risiko apapun akan kami ambil termasuk belum mengukuhkan pengawas desa, sebab kepastian anggaran tidak kunjung muncul,” ujar Putra Tompasobaru ini.

Dia juga mengaku, konsep penghentian tahapan ini akan segera dikonsultasikan ke Bawaslu RI, DKPP dan Kemendagri. “Sesuai undang-undang domain dan tanggung jawab pengawasan Pilkada Minsel adalah wilayah Bawaslu Minsel, jadi dengan kewenangan ini maka kami pun siap mengusulkan penundaan Pilkada, sehubungan alasan keuangan yang tidak ada,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, alokasi anggaran untuk Pilkada tidak muncul karena polemik keuangan antara DPRD dan Pemda Minsel.

(Sahril Kadir)

Baca Juga :  Dishub Manado Gelar Pemilihan Abdi Yasa Teladan
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply