Bantu Korban Bencana, Sinergi Amal Dirikan Dapur Umum
Connect with us

Humaniora

Bantu Korban Bencana, Sinergi Amal Dirikan Dapur Umum

Published

on

Dapur Umum
Suasana dapur umum Sinergi Amal. (Sumber Foto: Istimewa)

MANADO – Relawan Sinergi Amal kembali beraksi pascabencana banjir dan tanah longsor Manado.

Kali ini, lembaga sosial yang terdiri dari beberapa komunitas mendirikan dapur umum guna men-support makanan siap santap bagi para korban, sejak Sabtu (15/1/2021) hingga Senin (18/1/2021).

Ketua Sinergi Amal Sulut Imam Muhlisin mengatakan, pada Sabtu (15/1/2021), dapur umum Sinergi Amal mendistribusikan 1.000 paket makanan siap santap di titik-titik paling parah dan terisolir. Di antaranya Ponpes Assalam Manado, Darul Istiqamah Manado, kampung Argentina dan kelurahan Banjer.

“Pada Minggu (16/1/2021), mendistribusikan 5.000 paket makanan siap santap di seluruh titik yang terdampak banjir. Dan membuka sejumlah pos hangat di beberapa titik evakuasi,” katanya, Selasa (18/1/2021).

“Pada Senin (17/1/2021), kembali mendistribusikan 1.000 paket makanan siap santap di beberapa titik yang masih terendam dan yang masih dalam tahap pembersihan diantaranya kampung Tanjung, Komo, Banjer dan Paal Dua,” sambungnya.

Dia menyebutkan, total keseluruhan donasi yang tersalurkan hingga Senin (17/1/2021) kurang lebih 7.000 paket makanan siap santap dengan nilai Rp20 juta.

“Terima kasih kepada Muzakki dan para donatur yang telah mempercayakan donasinya kepada kami. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan dan niat tulus dari bapak ibu,” ujar Imam.

Sebagaimana diketahui, hujan deras yang mengguyur Kota Manado Sulawesi Utara selama dua hari telah mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor hampir di seluruh kecamatan, pada Sabtu (15/1/2021).

Bencana tersebut menelan korban tewas sejumlah 6 orang dan lebih dari 500 jiwa mengungsi, serta sejumlah lainnya bertahan dilantai dua rumah masing-masing.

Di antara daerah yang terdampak adalah Kecamatan Tikala, Paal Dua, Sario, Malalayang, Bunaken, Tuminting, Wenang, Mapanget dan Singkil.

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending