Banjir Bandang Sangtombolang Telan Korban Jiwa

Banjir Bandang Sangtombolang Telan Korban Jiwa
Korban saat dievakuasi Tim SAR. (Sumber: Humas Basarnas Manado

KlikSULUT – Banjir merendam sedikitnya empat kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, Rabu (4/3/2020) pagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mencatat, empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Sangkub, Kecamatan Bintauna, Kecamatan Bolangitang Timur dan Bolangitang Barat.

Sebagaimana rilis BNPB yang diterima KlikNews, banjir disebabkan jebolnya salah satu tanggul sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi, sehingga merendam permukiman dan lahan pertanian dengan tinggi muka air berkisar antara 60-120 sentimeter. Jalan menuju lokasi kejadian juga tertutup material longsor.

Sementara itu, beberapa daerah di Bolmong juga terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan. Bahkan, Kantor Basarnas Manado mendapatkan laporan terjadinya banjir bandang di Desa Sangtombolang yang mengakibatkan dua orang hilang.

Usai menerima laporan tersebut, Kepala Kantor Basarnas Manado Sinaga langsung memerintahkan UPT Pos SAR Siaga Kotamobagu untuk melaksanakan pencarian korban, yang diketahui bernama Aliva Tegelon (9) dan Ibrahim Dawit (40).

Setelah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan keluarga korban dan melaksanakan pencarian yang dibantu TNI, Polisi, BPBD dan masyarakat setempat, korban Aliva Tegelon ditemukan dalam keadaan meninggal, pada pukul 10.15 Wita. Sementara korban Ibrahim Dawit ditemukan pada pukul 10.30 Wita dalam keasaan hidup di wilayah Minahasa Selatan.

“Dengan di temukannya kedua korban tim SAR Gabungan akan difokuskan di lokasi masyarakat yang terdampak dengan banjir bandang. Tim SAR Gabungan saat ini masih stand by di lokasi apabila ada keluarga yang hilang terkena banjir bandang,” ujar Kepala Kantor Basarnas Manado Sinaga.

“Kami perintahkan anggota kami dan perahu karet untuk stand by di sana untuk membantu masyarakat yang terkena banjir bandang, saat ini masih banyak masyarakat yang terisolir, sehingga masyarakat yang memerlukan bantuan cepat di respon tim SAR Gabungan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polres Tomohon Cari Orang Hilang Asal Tara-Tara

“Kami akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menanggulangi bencana dan meminimalisir korban jiwa,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply