Ini Jawaban Sains soal Awal Kehidupan di Bumi
Connect with us

Headline

Ini Jawaban Sains soal Awal Kehidupan di Bumi

Published

on

Kehidupan

KlikMANADO – Bagaimana kehidupan di bumi ini dimulai? Dari aspek agama, semuanya pasti akan mengaitkannya dengan Tuhan. Tapi bagaimana jika pertanyaan itu dikaitkan dengan sains?

 

Penelitian ahli kimia dari The Scripps Research Institute (TSRI), yang diterbitkan jurnal Nature Chemistry, Senin (6/11/2017), mengungkapkan telah menemukan senyawa yang menjadi faktor penting dalam asal-usul kehidupan di bumi.

 

Sebelumnya, para ilmuwan telah lama berpikir bahwa asal usul kehidupan butuh tiga hal spesifik. Yaitu nukleosida untuk membentuk RNA, asam lemak yang menyediakan struktur sel, dan asam amino yang mengangkat berat untuk sel hidup.

 

Agar tiga hal itu ada, para periset percaya reaksi kimia yang diketahui sebagai fosforilasi harus dilakukan. Namun, mereka juga tidak mengetahui senyawa apa yang mungkin ada di bumi sejak awal, dalam melakukan tugas paling penting itu.

 

Ahli kimia TSRI telah mengidentifikasi senyawa tersebut sebagai diamidophosphate (DAP). “Kami mengusulkan sebuah proses kimia fosforilasi yang bisa memunculkan oligonukleotida, oligopeptida, dan struktur mirip sel di tempat yang sama,” kata penulis senior, Ramanarayanan Krishnamurthy, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (6/11/2017).

 

“Proses kimia ini kemudian memungkinkan proses kimia lain yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya sampai bisa menghasilkan entitas hidup sederhana berbasis sel pertama,” sambung Khishnamurty, profesor kimia di TSRI itu.

 

Dia dan timnya menemukan, DAP dapat memfosforilasi empat blok bangunan nukleosida RNA dalam air, di bawah berbagai suhu dan kondisi lainnya.

 

DAP bisa menimbulkan rantai seperti RNA di antara empat blok bangunan tersebut, dengan tambahan imidazol katalis yang diduga berada di bumi sejak awal.

 

Sayangnya, keberadaa DAP di bumi mungkin akan sulit dibuktikan sekarang karena beberapa miliar tahun telah berlalu. Namun, Krishnamurthy mencatat, aspek kunci dari kimia molekul masih bisa ditemukan dalam biologi modern.

 

“DAP memfosforilasi melalui kerusakan ikatan fosfor-nitrogen yang sama dan dalam kondisi yang sama seperti protein kinase, yang ada di mana-mana dalam bentuk kehidupan sekarang,” katanya.

 

Proses kimia fosforilasi DAP juga sangat mirip dengan apa yang terlihat dalam reaksi di jantung setiap siklus metabolisme sel,” ujarnya.

 

Saat ini, Krishnamurthy sedang bekerja sama dengan ahli geokimia awal bumi untuk mengidentifikasikan sumber DAP potensial, atau senyawa fosfor-nitrogen, di planet ini sebelum kehidupan muncul.

 

“Para astronom telah menemukan bukti untuk senyawa nitrogen fosfor dalam gas dan debu ruang antar bintang, jadi tentu saja masuk akal bila senyawa semacam itu jua ada di bumi sejak awal dan berperan dalam munculnya molekul kehidupan yang kompleks,” tutupnya.

 

(Sahril Kadir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending