ASN Dilarang Dukung Paslon Pilkada
Connect with us

Humaniora

ASN Dilarang Dukung Paslon Pilkada

Published

on

ASN

KlikTALAUD – Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Talaud dilarang terlibat dalam mendukung pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada dan Pilpres mendatang.

 

Jika dilanggar, maka akan dikenakan sanksi ringan hingga sanksi berat seperti pemecatan. Hal itu diungkapkan Asisten I Pemkab Talaud Alex Sahadula, saat sosialisasi Edaran Gubernur tentang Netralitas ASN dalam Pilkada dan Pilpres di Aula Setda Talaud, Senin (19/2/2018).

 

“Bisa diturunkan pangkat, dicopot dari jabatan, bisa ditunda kenaikan pangkat, bisa penurunan gaji hingga pemecatan,” kata Sahadula.

 

Sahadula mengatakan, hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan Surat Edaran Gubernur Sulut Nomor 800/200/Sekr-BKD tentang Netralitas ASN.

 

“Maka mulai hari ini semua di Pemkab Talaud dilarang terlibat dalam dukung mendukung calon, terutama pada Pilkada Talaud yang sedang bergulir,” tegasnya.

 

Dia menjelaskan, tindakan yang dilarang adalah seperti me-like foto atau gambar calon dalam media sosial, berfoto bersama calon, hingga terlibat aktif sebagai tim sukses. “Foto bersama pun tidak boleh, apalagi sebagai tim sukses,” jelasnya.

 

“Mulai hari ini dilarang untuk terlibat dalam Pilkada, Pilcaleg, dan Pilpres,” kuncinya.

 

(Asrianto/Yan)

Advertisement

Trending