Pengawasan Aplikasi Sistem Operasi Android Harus Diperketat
Connect with us

Hukrim

Pengawasan Aplikasi Sistem Operasi Android Harus Diperketat

Published

on

Aplikasi sistem

KlikMANADO – Pengawasan pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika, terhadap aplikasi sistem operasi android harus ditingkatkan.

 

Sebab, aplikasi-aplikasi yang ada, khususnya bersifat media sosial, rentan disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu dengan berbagai tujuan tak jelas.

 

Lihat saja, kegiatan penyimpangan seksual termasuk gay, yang berhasil diamankan Polres Cianjur, pada Minggu (14/1/2018) lalu, ternyata diawali dengan komunikasi antaranggota komunitas di dalam sebuah aplikasi sistem operasi android.

 

Beruntung, masih ada komunitas literasi lain yang memperhatikan dan merasa gerah dengan adanya kegiatan menyimpang tersebut.

 

Di sisi lain, berdasarkan penelusuran KlikNews, masih cukup banyak aplikasi android yang menawarkan obrolan komunitas lesbian maupun gay. Berbagai aplikasi sistem operasi android itu terpantau cukup banyak diminati pengguna android.

 

Menanggapi persoalan tersebut, pengamat sosial kemasyarakatan Mardan Umar meminta pemerintah untuk menyeriusi masalah itu. “Apakah ini melanggar UU ITE atau masuk ranah hukum. Perlu dikaji oleh pihak terkait,” katanya kepada KlikNews, Kamis (18/1/2018).

 

“Yang perlu dibekali saat ini adalah masyarakat kita. Masyarakat, khususnya generasi muda juga perlu diberikan pencerahan tentang pergaulan yang benar dan tidak mengarah pada disorientasi seksual. Pendidikan dan pembinaan secara terprogram terstruktur dan memiliki kesinambungan,” ujar dosen Unima ini.

 

Selain itu, kata dia, kepedulian masyarakat terhadap komunitas yang menyimpang seperti gay maupun lesbian perlu ditingkatkan. “Bukan dijauhi tapi perlu didampingi, diarahkan, diberikan pengertian agar dapat berinteraksi dengan baik di lingkungan masyarakat, tidak hanya dalam komunitasnya saja,” sambungnya.

 

“Intinya perlu pembinaan pada komunitas seperti itu, bukan dijauhi apalagi dimusuhi. Jika dibiarkan maka akan menciptakan peluang terjadinya hal-hal lain yang berdampak buruk bagi generasi ke depan,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending