APK Ilegal di Minahasa Ditertibkan
Connect with us

Humaniora

APK Ilegal di Minahasa Ditertibkan

Published

on

KlikMINAHASA – Sejumlah alat peraga kampanye (APK) ilegal di Kabupaten Minahasa akhirnya ditertibkan Badan Pengawas Pemilu Minahasa, Selasa (22/1/2019) kemarin.

Dengan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Minahasa di bawah komando Kabid Penegakan Perundang-undangan Raymond Koagow, Bawaslu menyisir beberapa lokasi yang terdapat APK ilegal.


Ketua Bawaslu Minahasa Rendy Umboh mengungkapkan, Satpol-PP sengaja digandeng karena penertiban juga menyasar sejumlah fasilitas umum. “Ada pemasangan APK di fasilitas umum yang sudah jelas-jelas tidak dibenarkan,” ungkapnya.


“APK yang ditertibkan adalah APK yang tidak sesuai, ukuran dan materinya bertentangan dengan larangan-larangan kampanye sesuai pasal 280,” tegasnya.


Bawaslu, lanjut dia, akan fokus menertibkan APK yang dipajang di fasilitas umum, seperti tempat ibadah, badan jalan, dan lokasi yang tidak ditentukan KPU.


“Untuk APK yang tidak sesuai dengan desain KPU dan tidak sesuai lokasi, kami robohkan. Kemudian, dibawa tapi dijaga agar tidak rusak. APK tersebut disita, nanti parpol atau caleg bersangkutan yang akan mengambil di kantor kami,” ungkapnya.


Senada diungkapkan Komisioner Bawaslu Minahasa Erwin Sumampouw. Sebenarnya, kata dia, penertiban di Minahasa sudah dilakukan sejak awal tahapan kampanye, yaitu pada Oktober 2018 lalu. “Di Sulut hanya Kabupaten Minahasa yang melaksanakan tahapan tersebut,” bebernya.


“Jika masih ada lagi pemasangan APK dengan calon yang sama, tentu ada sanksi yang bakal dia terima. Dan sanksi itu bisa baliho bersangkutan sampai masa pemilihan tidak diperbolehkan dipasang,” pungkasnya.


Sekadar informasi, penertiban pada Selasa (22/1/2019) kemarin berlangsung di lima titik di Ibu Kota Minahasa, yaitu di Tondano.


(Raynold Loing)

Advertisement

Trending