Seorang Anggota Satpol PP Tomohon Akhiri Hidup dengan Tali Rafia
Connect with us

Hukrim

Seorang Anggota Satpol PP Tomohon Akhiri Hidup dengan Tali Rafia

Published

on

Bunuh diri

KlikTOMOHON – Seorang anggota Satpol PP Kota Tomohon, Jonathan (25), mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali rafia di dalam kamar rumahnya, di Kelurahan Lansot lingkungan IV, Kecamatan Tomohon Selatan, Jumat (30/3/2018) dini hari.

 

Menurut informasi yang diperoleh dari Humas Polres Tomohon, pada Kamis (29/3/2018) sekira Jam 23.00 Wita, Jonathan tiba di rumahnya setelah menjalankan tugas patroli Satpol PP.

 

Menurut kepolisian, nenek korban, Ani, sempat mendengar Jonathan berteriak. Sang nenek pun terbangun dan menegur korban. Namun korban tidak mengindahkan teguran sang nenek dan bahkan menyuruh untuk tidur.

 

Saat dini hari, sekira pukul 3.00 Wita, nenek kembali bangun untuk melihat Jonathan. Namun sayang, sang nenek menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung pada seutas tali rafia.

 

Rafia

(Foto: Humas Polres Tomohon)

 

Kemudian setelah dilaporkan, aparat kepolisian di bawah pimpinan Kapolres Tomohon, langsung mendatangi TKP, bersama Olah TKP Tim Identifikasi Reskrim Polres, Pam TKP Piket Polsek Tomsel, Timsus Totosik, dan Piket Intelkam Polres.

 

Jonathan diketahui meninggalkan seorang istri dan seorang putri. Saat ini istri korban berada di Hongkong sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW), sejak sekira empat bulan lalu.

 

Saat sejumlah wartawan berkunjung ke rumah duka, keluarga, kerabat, maupun pelayat, enggan memberikan komentar terkait hal ini.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keluarga pun menolak untuk melakukan otopsi dan membuat surat penolakan otopsi ditandatangani oleh keluarga korban dan Pemerintah Kelurahan Lansot.

 

(Klara Sambow)

Advertisement

Trending