Connect with us

Minut

Anggaran PNPM Minut Abu-Abu, Castro Minta Diusut

Published

on

Kasi Intel Kejari Minut Eka Putra Polimpung. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikMINUT – Penggunaan anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk pembangunan berbagai infrastruktur sejak tahun 2009 sampai 2014 masih menyisakan persoalan dugaan yang perlu diselidiki pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Minut.

Anggaran dari APBN dan APBD yang mencapai puluhan miliar setiap tahunnya tersebut, diduga sampai saat ini tidak ada laporan pertanggungjawabannya.

“Sejak dihentikan pada tahun 2015, sampai saat ini tidak ada informasi laporan penggunaan anggaran PNPM ini kepada masyarakat dan itu harus diselidiki oleh Kejari Minut,” ungkap salah satu tokoh pemuda Minut, Calvin Castro kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Lanjut Castro, di Minut sendiri memiliki 10 kecamatan. Dimana setiap kecamatan mendapat anggaran tersebut. “Informasi ini sudah kami sampaikan kepada pihak Kejari Minut dan diharapkan bisa ditindaklanjuti,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Minut Eka Putra Polimpung saat dihubungi mengaku telah mendengar informasi tersebut. “Ya, kami sudah mendengar informasi tersebut dan akan segera ditindaklanjuti,” kata Polimpung.

Dari data dan keterangan yang diperoleh bahwa program PNPM Mandiri telah resmi berakhir sejak tahun 2015 berdasarkan Surat Kementerian Desa PDTT Nomor 134/DPPMD/VII/2015 tertanggal 13 Juli 2015 tentang tentang panduan pengaturan dan penataan hasil kegiatan PNPM.

Diketahui, PNPM Mandiri di Kabupaten Minut telah membangun berbagai infrastruktur yang meliputi jalan, drainase, talut, gedung sekolah, gedung Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), sarana air bersih, dan lain-lain.

PNPM Mandiri merupakan Program Pro Rakyat Klaster 2 bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan dan pengangguran. Adapun biaya kegiatan PNPM Mandiri  bersumber dari APBN, APBD dan swadaya masyarakat.

Tahun 2011, Minut memperoleh anggaran PNPM Mandiri  sebesar Rp10,925 miliar yang terdiri dari APBN Rp8,785 miliar dan APBD Rp2,140 miliar. Tahun 2012, anggaran PNPM Mandiri sebesar Rp12,150 miliar yang terdiri dari APBN Rp11,543 miliar dan APBD Rp608 juta. Sedangkan alokasi anggaran PNPM Mandiri tahun 2013 sebesar Rp8,475 miliar yang terdiri dari APBN Rp8,066 miliar dan APBD Rp408,75 juta.

(Rubby Worek)

Minut

JG-KWL Terima Vaksin Sinovac

Published

on

Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung saat menerima Vaksin Covid-19 Sinovac

KlikMINUT – Guna memutus penyebaran Corona Virus Disease tahun 2019 (Covid-19), Bupati Minut, Joune JE Ganda SE dan Wakil Bupati, Kevin William Lotulung SH MH menerima suntikan Vaksin Sinovac, Kamis (04/03/2021) di Rumh Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis (MWM).

Setelah melakukan registrasi didampingi Kadis Kesehatan dr Alain Beyah dan Direktur RSUD Maria Walanda Maramis dr Sandra Rotie, Bupati dan Wakil Bupati diberi suntikan Sinovac oleh petugas medis.
Kepada wartawan Bupati JG mengungkapkan trend Covid-19 di Sulawesi Utara saat ini berangsur menurun saat ini telah berada di zona orange dari sebelumnya zona merah.

“Penurunan trend ini sungguh menggembirakan dikarenakan penanganan yang baik.  
Sulut menempati Orange Zone (Sona orange) dalam penyebaran Covid-19. Tentunya  kita berharap akan terus membaik. Vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 ini,” tukas JG didampingi KWL.
Vaksin ini, lanjut JG, merupakan cara keluar dari pandemi yang telah merenggut perekonomian bahkan nyawa.
“Mari bersama suseskan program vaksinasi, demi kebaikan kita bersama sehingga kita bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala,” tutupnya. (Rubby Worek)

Continue Reading

Minut

JG-KWL Ikuti Vidcon Penanggulangan Bencana Tahun 2021

Published

on

Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung saat mengikuti Vidcon dengan BNPB. Foto. Ist

KlikMINUT – Adanya fakta bahwa Indonesia merupakan Negara yang masuk 35 besar  berpotensi bencana membuat pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana menggelar Video Conference (Vidcon)  Rabu, (03/03/2021).

Kegiatan yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo ini diikuti oleh seluruh kepala daerah Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota, Wakil Walikota dan Bupati serta Wakil Bupati Se-Indonesia.
Minut sebagai wilayah Republik Indonesia diminta untuk ikut mengantisipasi setiap bencana yang terjadi.
Hal ini diungkapkan Bupati Joune J E Ganda, SE didampingi Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH, MH pasca mengikuti rapat virtual Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021di Ruang LPSE Kantor Bupati. 

“Kita di Minut tidak boleh lengah, seklipun tidak ada korban jiwa, pada bencana yang terjadi baru baru ini di wilayah Sulut kita tetap harus waspada. Presiden Jokowi meminta kita daerah untuk mengantisipasi situasi bencana yang dapat terjadi kapan saja,” tukas Bupati JG serentak juga mengatakan akan mengantisipasi setiap kejadian bencana yang terjadi di Minut dengan cara mendeteksi sedini mungkin.(Rubby Worek)

Continue Reading

Minut

Lima Ratus Bidang Tanah Milik Pemkab Minut Tak Bersertifikat  

Published

on

Bupati Minut Joune Ganda saat memberikan keterangan kepada wartawan foto. Kliknews

KlikMINUT – Lima ratus bidang tanah milik Pemkab Minut ternyata tidak memiliki dokumen lengkap alias tak bersertifikat.
Hal ini terungkap saat Bupati Joune J.E Ganda SE dan Wakil Bupati Minut Kevin Wiliam Lotulung SH MH melakukan pemeriksaan terhadap aset-aset tak bergerak yang dimiliki Pemkab Minut Rabu, (03/03/2021).

Kepada wartawan, Bupati JG didampingi Wakil Bupati Kevin Lotulung membeberkan adanya bidang tanah milik pemkab yang sampai saat ini tidak memiliki bukti kepemilikan yang sah sesuai Undangundang, sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Dengan adanya data 500 lebih bidang tanah milik Pemkab Minut yang hanya sebagian kecil bersertifikat dan yang lainnya belum ada hal ini tentunya rentan terhadap penyimpangan administrasi,” ujar Bupati JG di atrium.

Bupati JG-pun menegaskan telah dibentuk tim pencari aset daerah yang terdiri dari Inspektorat, LSM Minut serta warg masyarakat. Tim ini dibentuk untuk menemukan asset bergerak dan tidak bergerak yang belum dikembalikan ke Pemkab Minut.
“Upaya pemerintah dibawah pimpinan Bupati dan Wakil Bupati JG-KWL ini harus didukung karena aset-aset tersebut tentunya sangat penting untuk pembangunan Minut kedepan,” tukas Judy Warga Desa Kolongan Tetempangan. (Rubby Worek)


 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending