Aksi Pengeroyokan Terjadi Lagi di Tombariri Timur
Connect with us

Hukrim

Aksi Pengeroyokan Terjadi Lagi di Tombariri Timur

Published

on

Aksi Pengeroyokan

KlikTOMOHON – Tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama atau biasanya disebut aksi pengeroyokan kembali terjadi di wilayah tugas Polres Tomohon, tepatnya di Desa Ranotongkor Timur Jaga 1 Kecamatan Tombariri Timur, Minahasa, Senin (11/9/2017).

 

Kali ini korban adalah Semuel Deke alias Icat (23), warga Ranotongkor Jaga 5 Kecamatan Tombariri Timur. Dia mengaku telah dianiaya oleh ES alias El dan BW alias Bu, warga desa yang sama.

 

Sebagaimana pengakuan Icat, kronologis kejadian bermula saat dirinya berada di pesta ulang tahun tantenya El. Ketika itu, dia melihat Bu sudah dalam pengaruh minuman keras, sehingga Icat mengambil inisiatif untuk menyuruhnya kembali ke rumah. Namun, Bu justru melaporkan tindakan Icat itu kepada El. Tidak hanya itu, apal yang dilaporkan Bu berbeda dengan kenyataan.

 

Kepada El, Bu mengatakan bahwa Icat telah memukulnya. Tak lama kemudian, El dan Bu akhirnya menghampiri dan langsung memukul Icat. Akibat kejadian tersebut, Icat harus mengalami luka memar pada kepala bagian depan, luka dalam pada bagian mulut dan luka memar pada lengan kanan dan paha sebelah kiri.

 

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Tomohon Ipda Johny Kreysen membenarkan adanya laporan tersebut. “Senin tanggal 11 September 2017, sekitar Pukul 23.40 Wita, Polres Tomohon Unit 1 SPKT, telah menerima laporan tentang tindak pidana penganiayaan secara bersama sama yang terjadi di Desa Ranotongkor Timur Jaga 1 Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa, wilayah hukum Polres Tomohon,” ujarnya.

 

“Laporan telah diterima oleh Piket Reskrim Res Tomohon, kemudian akan melengkapi berkas laporan dan menjemput para tersangka di Desa Ranotongkor,” tandasnya.

 

(Tim)

Advertisement

Trending