Akses Wilayah Driver Gojek di Sulut Segera Diperluas
Connect with us

Ekobis

Akses Wilayah Driver Gojek di Sulut Segera Diperluas

Published

on

Akses Wilayah

KlikMANADO – Kabar gembira bagi para driver Gojek di Sulawesi Utara. Akses wilayah operasional bagi para driver yang menggunakan aplikasi Gojek dipastikan segera diperluas, dalam beberapa bulan ke depan.

 

Hal itu diungkapkan Ketua Wadah Asosiasi Online (WAO) Sulawesi Utara Christian Yokung, kepada KlikNews, Sabtu (20/1/2018). Menurut dia, informasi tersebut diketahui saat pertemuan antara WAO dan manajemen PT Go-Jek Indonesia, Jumat (19/1/2018) lalu.

 

Dia mengungkapkan, informasi tersebut menjadi bagian dari hasil pertemuan itu. “Yang kami sampaikan ada dua hal, yaitu tentang keluhan driver tentang kebijakan menaikkan target poin dan turunnya bonus, dan kedua soal permintaan memperluas wilayah zonasi bagi driver,” terangnya.

 

Jika terealisasi, lanjut dia, warga di luar Manado, seperti Minahasa Utara, Tomohon, Tondano, hingga Amurang, bisa menikmati pelayanan transportasi online dari Gojek, yang menurut dia, sudah sangat dinantikan.

 

Dia menambahkan, realisasi perluasan zonasi akses wilayah operasi driver secara otomatis bisa meminimalisasi persoalan lalu lintas di Kota Manado, karena akses yang hanya ada di kota ini, maupun sejumlah keluhan driver online.

 

“Kemacetan akibat penumpukan kendaraan bisa berkurang. Persoalan keluhan driver terkait makin tingginya target poin juga bisa dikurangi karena jangkauan yang makin luas bisa memperbesar peluang mendapatkan orderan,” katanya.

 

Sekadar informasi, WAO Sulawesi Utara diundang oleh PT Go-Jek Indonesia Wilayah Sulawesi Utara untuk hadir dalam pertemuan bersama MPV PT Go-Jek Indonesia, yang kebetulan datang mengunjungi Manado, pada Jumat (19/1/2018) lalu.

 

Undangan tersebut pun dimanfaatkan pengurus WAO Sulawesi Utara yang dipimpin Christian Yokung, dengan menyampaikan beberapa keluhan dan aspirasi para driver online.

 

[irp posts=”5214″ name=”Driver Mengeluh, WAO Sulut Temui PT Go-Jek Indonesia”]

 

(Sahril Kadir)

 

Baca juga: Kepala Lingkungan di Manado Jadi Trending Topik. Ada Apa?

Advertisement

Trending