ADO Sulut: Perusahaan Aplikasi Harus Hentikan Rekrutmen Driver Online
Connect with us

Hukrim

ADO Sulut: Perusahaan Aplikasi Harus Hentikan Rekrutmen Driver Online

Published

on

ADO

KlikMANADO – Asosiasi Driver Online (ADO) Sulawesi Utara menegaskan, kuota transportasi online tidak boleh berlaku surut, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 tahun 2017.

 

Sehingga, pemerintah harus memastikan perusahaan aplikasi tidak lagi melakukan perekrutan driver. “ADO Sulawesi Utara meminta pihak perusahaan aplikasi menghentikan perekrutan driver,” tegas Ketua ADO Sulut Ryan Welkom, Minggu (5/11/2017).

 

Dia menjelaskan, hal itu perlu dilakukan agar mimpi buruk tidak dialami para driver online. “Kami tidak mau nantinya ada yang tidak terakomodir dalam penentuan kuota nanti,” ungkapnya.

 

“Mengingat banyak teman-teman driver yang sudah resign dari pekerjaan tetapnyanya, dan banyak juga yang tidak punya pekerjaan berharap di sini,” sambungnya.

 

Dia pun meminta, pemerintah bisa berlaku tegas terhadap aplikator yang belum menerapkan sistem sesuai Permenhub Nomor 108 tahun 2017.

 

“Masih ada aplikator yang belum menerapkan tarif batas bawah sesuai Permenhub. Dan masih ada juga aplikator yang melakukan perekrutan secara langsung, online maupun lewat perusahaan yang belum mengantongi izin,” katanya.

 

Dia juga menambahkan, Pemerintah daerah harus mulai mengatur kendaraan roda dua, dengan melibatkan ADO untuk mengorganisasi driver roda dua. Hal ini perlu dilakukan, lanjut dia, mengingat Permenhub tidak mengakomodir roda dua.

 

“Perlu ada peraturan daerah (perda). Karena intimidasi serta kekerasan di lapangan banyak dialami saudara-saudara driver roda dua jika tidak diatur,” ucapnya.

 

Dia menambahkan, penegasan ADO Sulut itu sudah disampaikan saat sosialisasi Permenhub tentang transportasi online yang digelar Kementerian Perhubungan di Manado, Sabtu (4/11/2017) kemarin.

 

Sekadar informasi, Sabtu (4/11/2017) kemarin, Kementerian Perhubungan menggelar sosialisasi Permenhub Nomor 108 di Manado. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat Hindro Surahmat, Kepala Dinas Perhubungan Sulut Joy Oroh, Dirlantas Polda Sulut, dan organisasi transportasi yang ada di Sulut.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending