ADO Sulut Tolak Usulan Gubernur Olly Soal TNKB Khusus Taksi Online
Connect with us

Hukrim

ADO Sulut Tolak Usulan Gubernur Olly Soal TNKB Khusus Taksi Online

Published

on

Olly

KlikMANADO – Asosiasi Driver Online (ADO) Sulawesi Utara (Sulut) mengkritisi pernyataan Gubernur Sulut Olly Dondokambey tentang kemungkinan penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) khusus untuk taksi online.

 

Ketua ADO Sulut Ryan Welkom menegaskan, ADO menolak wacana tersebut karena bertolak belakang dengan kesepakatan antara Kementerian Perhubungan dengan ADO.

 

“Kami menolak tanda permanen karena kami sudah memiliki tanda seperti stiker, dan itu juga sudah menjadi kesepakatan Kementerian Perhubungan dan kami ADO,” tegasnya, pada Rabu (14/3/2018).

 

Apalagi, menurut dia, tanda permanen seperti kode khusus TNKB belum dapat menjamin secara penuh keamanan para driver online.

 

Dia pun memberikan sejumlah poin usulan khusus untuk keberadaan driver online, yaitu kuota tidak berlaku surut, tidak memberlakukan kode khusus TNKB, dan menghilangkan zona merah yang saat ini menjadi konflik dan berdampak kriminal terhadap driver online.

 

“Menindaklanjuti dan melaksanakan program pemerintah dalam hal ini SIM Umum Murah dan KIR gratis, dan pemerintah menyediakan lahan ngetem atau shelter terhadap taksi daring agar bisa tertata rapi,” tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini Gubernur Sulut belum juga menandatangani Pergub tentang transportasi berbasis online. Kepada sejumlah media, dia menyampaikan alasannya.

 

Menariknya, Olly ikut menyentil tentang usulan penggunaan TNKB khusus. “Nanti kita akan usulkan kepada Dispenda membuat surat untuk dikirim ke pihak Polda Sulut agar seluruh taksi online menggunakan pelat nomor khusus, seperti huruf di belakangnya ada tiga angka,” terang Olly, Selasa (13/3/2018).

 

Dia menambahkan, Pergub tersebut jangan sampai merugikan kepentingan taksi online maupun konvensional. “Torang harus menjaga taksi konvensional dan mendukung program taksi online, karena saat ini jaman now,” ungkapnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending