ADO Khawatir Jumlah Kuota Driver Online Sulut Sedikit
Connect with us

Humaniora

ADO Khawatir Jumlah Kuota Driver Online Sulut Sedikit

Published

on

Olly

KlikMANADO – Asosiasi Driver Online (ADO) Sulawesi Utara (Sulut) khawatir, jumlah kuota driver online di Provinsi Sulut yang akan ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Sulut, terhitung sedikit.

 

Kekhawatiran tersebut muncul setelah ADO Sulut mendapatkan bocoran bahwa jumlah kuota driver online di Sulut saat ini hanya 992, atau hanya mengakomodir 10% dari jumlah pelaku usaha driver online.

 

Ketua DPD ADO Sulut Ryan Welkom mengatakan, gejolak sosial akan terjadi jika jumlah tersebut nantinya ditetapkan. “Apalagi saat ini, adanya transportasi online telah mengurangi tingkat pengangguran dan tindak kriminal,” katanya, Senin (15/1/2018).

 

Dia mengungkapkan, pihaknya sangat menyayangkan jika jumlah kuota tersebut benar. “Padahal kami sudah mengusulkan ke pemerintah agar penetapan kuota nantinya tidak berlaku surut. Siapa yang siap atau mau mengikuti regulasi harus diakomodir,” ungkapnya.

 

“Membludaknya jumlah driver online saat ini bukan kesalahan sepenuhnya masyarakat, tapi lemahnya penindakan pemerintah terhadap perekrutan yang terjadi. Padahal dalam Permenhub nomor 108/2017 sudah sangat jelas diatur,” sambungnya.

 

Dia juga menyoroti wilayah operasi transportasi online. Dia berharap wilayah operasi nantinya tidak dibuat zonasi yang membatasi ruang operasi transportasi online.

 

“Pemerintah juga agar menertibkan zona merah yang saat ini berkembang untuk para taksi online, yang mengakibatkan gesekan dan intimidasi serta tindak kriminal lainnya. Maka dengan tidak ada zonasi serta zona merah bisa membuat nilai kesetaraan antara konvensional dan online. Jika nantinya kriminalisasi masih saja terjadi, kami meminta agar pihak penegak hukum bisa menindak tegas para pelaku dari konvensional maupun online,” ungkapnya. (Baca halaman selanjutnya)

Pages: 1 2

Advertisement

Trending