400 Warga Koltem Divaksin, 400-nya Lagi Harus Kecewa Tidak Terlayani
Connect with us

Minut

400 Warga Koltem Divaksin, 400-nya Lagi Harus Kecewa Tidak Terlayani

Published

on

Suasana pelaksanaan vaksin di Desa Kolongan Tetempangan

KlikMINUT – Pemerintah Desa Kolongan Tetempangan menggelar Vaksinasi bagi warga desa, Selasa, (06/07/2021). Warga berbondong bondong menuju Aula Gereja Efrata tempat pelaksanaan vaksin. Sebanyak 400 warga berhasil divaksin, mereka menerima jenis vaksin Biofarma Coronavac.

Pemberian vaksin dilakukan oleh Detasemen Kesehatan(Denkes) Kodam XIII Merdeka dipimpin Ketua Tim sekaligus penanggung jawab Letda CKM (K) dr Cecilia Kartika Wijaya bekerjasama dengan  Dinas Kesehatan Minut dari Puskesmas Kolongan yang dipimpin oleh Kapus dr Cecilia Paat.

Dalam pantauan media ini, terlihat  antusias warga begitu banyak untuk mengikuti vaksinasi ini, uniknya bukan saja warga Desa Kolongan Tetempangan yang dilayani tetapi ada sejumlah warga “menyusup” yang berasal dari Desa Matungkas, Watutumou, Likupang dan warga Kota Manado, padahal vaksin diperuntukan bagi warga desa .

Membludaknya peminat vaksinasi ini, akhirnya tidak bisa diantisipasi oleh vaksinator dari Denkes Kodam XIII Merdeka, Pelda Max Wongkar dan vaksinator Puskesmas Kolongan Merlyn Suoth. Sebanyak kurang lebih 400 orang yang terdiri dari 350 orang yang sudah mendaftar dan 50-an yang hendak mendaftar sudah tidak bisa dilayani karena vaksin telah habis terpakai untuk 400 orang saja.

Salah seorang warga Koltem menerima vaksinasi Covid-19

Penanggung jawab vaksinasi Denkes Kodam XIII Merdeka, dr Cecilia Kartika Wijaya mengatakan pelaksanaan vaksinasi di Desa Kolongan Tetempangan ini merupakan kuota Kodam XIII Merdeka untuk Kodim 1310 Bitung dan untuk Desa Koltem hanya mendapat jatah 40 vial untuk 400 orang.

“Ini merupakan jatah untuk Kodim 1310 yang secara otomatis menjadi satu paket dengan vaksinasi kedua,” terang dr Wijaya

Sementara itu saat dikonfirmasi ke Kapus Kolongan dr Cecilia Paat mengatakan, “Saat ini di Dinas Kesehatan Minut hanya tersedia 200 vaksin Seneca, jadi tidak mungkin dicampur aduk dengan Biofarma  Coronavac. Harus menunggu stok berikutnya,” jelas dokter Paat.

Kontan hal ini membuat kecewa calon penerima vaksin yang sejak pagi menunggu dalam antrian.

“Saya berharap di desa kami ada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, mengingat pandemic Covid-19 saat ini trendnya naik, apalagi di Kecamatan Kalawat dari data dinyatakan zona merah,” ujar Bobby warga jaga dua.

Meskipun demikian, secara keseluruhan  kegiatan ini berlangsung sukses karena antusias warga begitu baik.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Denkes Kodam XIII Merdeka dan Kodim 1310 Bitung yang sudah memberikan obat vaksin untuk warga desa kami. Untuk vaksin yang kedua kalinya pada awal agustus nanti, kami siap bekerja sama sehingga program ini boleh dituntaskan,” kata Hukum Tua Koltem Demas Kasegel.

Kegiatan Vaksinasi ini dipantau langsung oleh Dandenkesya Kodam XIII Merdeka, Letkol  CKM Alfrits Sengka, Pabung Kodim 1310 Bitung Mayor Inf. Jemmy Lotulung, Kapolsek Airmadidi  Melky Sadrak SH, dan Camat Kalawat Alexander Warbung.

Secara keseluruhan kegiatan vaksinasi ini didukung sepenuhnya oleh delapan personil dari Denkes Kodam XIII Merdeka, sepuluh dari Kodim 1310-Bitung, tiga belas dari Puskemas Kolongan dan 18 perangkat Desa Koltem dan tiga dari BPD. (Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending