Tukang Ojek Perlu Tahu 3 Hal Unik tentang Ojek. Ini Dia!
Connect with us

Ekobis

3 Hal Unik tentang Ojek yang Wajib Diketahui

Published

on

Ojek Online

KlikMANADO – Saat ini, mode transportasi di berbagai belahan dunia terus mengalami perkembangan. Tidak hanya dari aspek peralatan, sistemnya pun ikut berkembang. Salah satunya adalah ojek.

 

Ya, seperti diketahui, sekarang ini masyarakat sudah mengenal dan sering menggunakan ojek online, dimana penggunanya tidak perlu lagi mendatangi pangkalan ojek tertentu. Cukup memesannya dengan menggunakan aplikasi, dan sang tukang ojek (driver) pun akan datang ke tempat pemesan.

 

Ternyata, ojek memiliki sejumlah keunikan yang wajib untuk diketahui. Berikut tiga hal unik tentang ojek yang berhasil dirangkum KlikNews dari berbagai sumber:

 

1. Nama Ojek Berasal dari Kata Apa?

Tidak ada yang mengetahui pasti kapan kata ojek mulai disandingkan kepada mode transportasi satu ini. Namun belakangan, muncul dua versi pendapat untuk menjawab pertanyaan ini.

 

Versi pertama mengungkapkan bahwa ojek berasal dari kata objek, yang lama kelamaan bertransformasi ke logat Jawa menjadi ngobjek, dan akhirnya berubah lagi menjadi ngojek atau ojek.

 

Versi lainnya mengungkapkan bahwa nama ini merupakan akronim dari julukan yang diberikan kepada seseorang di tahun 60-an, yang dengan motor gede, memboncek orang lain di jok belakang. Julukannya saat itu adalah “naik Oto duduk ngajejek”.

 

2. Mulai dengan Menggunakan Sepeda

Awalnya, ojek hadir dengan hanya menggunakan sepeda pada tahun 1969 di Jawa Tengah dan tahun 1970 di Jakarta. Lama kelamaan, alat yang digunakan mulai berubah dan makin maju, seiring perkembangan teknologi.

 

Hal ini juga sempat diulas oleh Harian Kompas pada tahun 1971. Yang menarik, ojek sepeda ternyata masih eksis di sejumlah wilayah di Jakarta, hingga saat ini.

 

3. Penuh Pro Kontra

Tak bisa dipungkiri bahwa hingga saat ini ojek merupakan salah satu sarana yang digemari masyarakat untuk digunakan. Selain sederhana, penggunanya bisa sampai ke tempat tujuan lebih cepat dan tak perlu mengeluarkan ongkos tinggi.

 

Meski demikian, keberadaannya ternyata tidak diatur dalam peraturan tentang moda transportasi umum di Indonesia. Bahkan ada yang menilai, keberadaan ojek bertentangan dengan peraturan lalulintas.

 

Yang mencengangkan lagi, pro kontra ini terus berlanjut saat ojek online hadir di Indonesia. Bahkan sempat membuat banyak orang ketakutan karena sering terjadi pertikaian.

 

(Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending