3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Belum Ditemukan, Basarnas Manado Lakukan Hal Ini

3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Belum Ditemukan, Basarnas Manado Lakukan Hal Ini
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian. (Sumber: Humas Basarnas Manado)

KlikMITRA – Basarnas Manado telah berupaya maksimal melakukan pencarian terhadap tiga nelayan yang hilang tujuh hari lalu, di Perairan Belang, Minahasa Tenggara.

Kepala Kantor Basarnas Manado Gede Darmada mengungkapkan, di hari pencarian ke tujuh Basarnas sudah berkoordinasi dengan keluarga korban dan menyampaikan potensi pencarian SAR atau Tim SAR Gabungan ditutup dan dilanjutkan pemantauan.


Dia mengaku, pencarian ketiga korban tersebut sebenarnya sudah dilakukan bersama Potensi SAR, Satuan Patroli (Satrol), TNI AL, Polisi, BPBD, dan masyarakat setempat. Sementara area pencarian sudah diperluas mulai dari Perairan Belang sampai Selat Lembeh. “Tetap belum menemukan tanda-tanda korban,” terangnya.


Dia pun berterima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang sudah terlibat dalam pencarian tiga nelayan tersebut. “Basarnas Manado akan selalu siap siaga dan berkoordinasi ke instansi pemerintah. Apabila ada yang membahayakan jiwa manusia, silakan laporkan kepada Basarnas, kami siap melaksanakan pencarian dan pertolongan,” pungkasnya.


Sekadar informasi, pada Kamis (11/7/2019), tiga nelayan yang diketahui bernama Panura (45), Sopkia Sumihi (40), dan Reumer Pandensolang (60), warga Desa Poudean Pulau Lembeh, dilaporkan hanyut di perairan Belang di Minahasa Tenggara.


Diketahui para nelayan tersebut pergi melaut sejak Senin (8/7/2019), dengan menggunakan ponton rakit di tempat mereka biasa memancing. Namun pada Rabu (10/7/2019), saksi yang merupakan tetangga korban, melihat perahu terikat pada rakit, sedangkan korban sudah tidak berada di atasnya.


(Sahril Kadir)

Baca Juga :  Ormas LSM Sulut Rayakan Pra Natal Oikumene
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply