Ada 1,9 Juta Data Ganda Penduduk di Indonesia. Ada Apa?
Connect with us

Headline

Ada 1,9 Juta Data Ganda Jadi Alasan Banyaknya E-KTP Belum Jadi

Published

on

1,9 Juta Data Ganda

KlikJAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan, saat ini terdapat 1,9 juta data ganda. Hal itu disebabkan banyaknya warga yang melakukan perekaman KTP Elektronik (E-KTP) lebih dari satu kali.

 

Dia mengatakan, adanya jutaan data ganda itu membuat E-KTP milik warga yang merekam lebih dari satu kali itu tidak bisa jadi. “Sampai penduduk melapor dan dilakukan penghapusan data dan rekam ulang,” tegas Kumolo, Jumat (29/9/2017).

 

Makanya dia mengimbau warga agar bisa melaporkan ke dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) setempat jika sudah melakukan perekaman lebih dari satu kali. “Sikap pro aktif warga sangat penting,” ujarnya.

 

Dia menambahkan, saat ini antrean panjang perekaman baru agak lama. Sebab, di data center, antrean sebanyak 4,6 juta sedang proses penunggakan.

 

“Antrean ini terjadi karena data center sempat tidak berfungsi selama enam bulan, karena adanya masalah hukum yang sedang bergulir saat ini,” jelasnya.

 

Meski demikian, data yang dia dapatkan, saat ini sudah 94 persen data penduduk dewasa yang sudah dilakukan perekaman.

 

Hal itu juga diakui Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah. “Penduduk yang memiliki data ganda 1,9 juta, KTP-ELnya tidak akan jadi,” katanya.

 

“Harus sadar diri, kalau dia dulu merekam lebih dari sekali maka dia terdata sebagai penduduk yang memiliki data ganda,” katanya.

 

Penduduk yang bersangkutan, lanjut dia, harus memastikan alamat yang akan dijadikan data tunggal kependudukan. “Harus melapor untuk memilih di mana alamat yang akan dipakai. Karena dia merekam di dua alamat. Dia harus memilih dengan cara menghapus datanya dan melakukan perekaman ulang,” ujar Zudan.

 

Dia menyebutkan, data ganda penduduk banyak tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, yang terhitung menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak.

 

Di sisi lain, dia menambahkan. ketersediaan blangko E-KTP sudah tercukupi hingga Oktober 2017. “Hari ini, per Minggu ini saja ada 840 ribu blangko yang telah kami bagikan. Saya pastikan Oktober ada 7,4 juta blangko KTP-Elektronik, jadi saya pastikan blangko cukup,” tegas dia.

 

(Ayi)

Advertisement

Trending