Connect with us

Tomohon

Harun Lullulangi Sosialisasikan Perda Tentang Penanggulangan Rabies

Published

on

KlikTOMOHON -Sekretariat DPRD Kota Tomohon Mengadakan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Tomohon Nomor 1 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Rabies,Di kelurahan Kolongan dan Kamasi Satu. 26 Februari 2019.

Anggota DPRD Harun Lululangi selaku narasumber mengatakan Penerbitan perda ini merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, dimana terdapat beberapa hal yang perlu diatur untuk mewujudkan masyarakat hidup dalam kenyamanan menuju kesejahteraan.

mengingat bahwa sudah sejak zaman dahulu masyarakat Tomohon memelihara dan mengkomsumsi Anjing dan Kucing serta untuk mencegah terjangkitnya Virus Rabies,maka Pemerintah Kota Tomohon merasa perlu untuk mengeluarkan Perda tentang Pengendalian dan Penanggulangan Rabies.Dan pada tanggal 14 April 2017 maka Perda nomor 1 tahun 2017 tersebut dinyatakan resmi.

Di tambahnya lagi mengingat Pasar Tomohon di kenal dengan Pasar Ekstrim jadi tidak bisa di pungkiri kalau di dalamnya menjual anjing dan kucing,namun, tutur Harun, semua yang yang di jual tersebut kebanyakan sudah berbentuk bangkai dan tidak jelas asalnya.

Jadi di harapkan buat masyarakat agar baik memelihara maupun mengkonsumsinya agar lebih teliti dan berhati hati.Sebaiknya jika memelihara hewan agar selalu berkonsultasi dengan Instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Tomohon.

Bagi yang mengkomsumsi, lanjut Harun, sebaiknya cari tau dulu asal usulnya agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Tutup Harun

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dinas Kesehatan Kota Tomohon,Lurah Kolongan Nofri Pijoh, Masyarakat Kelurahan Kolongan dan Kamasi satu.

Vikni Samadi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tomohon

1.300 Kasus Belum Terselesaikan, Ini Jawaban Kapolres Tomohon

Published

on

KlikTOMOHON – Sebanyak 537 kasus berhasil diselesaikan Kepolisian Resor (Polres) Tomohon, sepanjang tahun 2020.

“349 perkara damai,” beber Kepala Polres Tomohon (Kapolres) Kota Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, dalam konferensi pers, di Aula Polres Tomohon, pada Jumat (22/1/2021).

Sayangnya, kapolres mengakui bahwa masih ada 1.300 kasus yang belum terselesaikan. “Semuanya karena kurangnya personel,” tegasnya.

Meski demikian, dia telah membentuk Tim Percepatan Perkara untuk mempercepat penanganan kasus kasus tersebut.

“Pokoknya Saya akan membuat yang terbaik guna memberikan rasa nyaman dan keadilan buat warga,” tutup orang nomor satu Polres Tomohon.

(Vikni Samadi)

Continue Reading

Tomohon

Resmi! Wongkar Gantikan Senduk di Legislatif Tomohon

Published

on

KlikTOMOHON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tomohon mengadakan Rapat Paripurna dalam rangka pelantikan dan pengucapan sumpah Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Tomohon, untuk sisa masa jabatan 2019-2024, di Kantor DPRD Kota Tomohon, Senin (18/1/2021).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah, didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Jhony Runtuwene, bersama Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Erens Kereh.

Pelantikan Penggantian Antar Waktu Anggota DPRD Kota Tomohon dari Caroll J A Senduk kepada Julianita S C Wongkar dilantik oleh Ketua DPRD Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman diwakili oleh Wakil Wali kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dalam sambutannya mengatakan, PAW anggota DPRD merupakan bagian dari dinamika keanggotaan lembaga dewan yang dapat terjadi kapan saja.

“Oleh karena itu saya mengucapkan selamat kepada saudara Julianita Sheidy Cynthia Wongkar, yang telah dilantik sebagai anggota DPRD Kota Tomohon,” ujarnya.

“Saya berharap dapat berinteraksi dengan cepat dalam tugas dan pengabdian yang terhormat ini, untuk bersama-sama meningkatkan kinerja institusi dewan, sekaligus meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Tomohon. Kami ucapkan terima kasih dan selamat kepada saudara Caroll JA Senduk, yang akan melanjutkan pengabdiannya sebagai unsur eksekutif utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kota Tomohon,” katanya.

Seiring dengan pelantikan ini, maka komposisi keanggotaan DPRD Kota Tomohon tidak hanya lengkap tetapi memiliki 40% keterwakilan gender. Karena saat ini ada delapan srikandi yang menjadi anggota dewan yang terhormat.

“Tentu ini merupakan suatu kebanggaan, kekuatan dan kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon. Selanjutnya kami mengharapkan agar berbagai keberhasilan yang telah dicapai agar tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Mengingat kondisi masyarakat dan wilayah yang terus berkembang dinamis, baik secara sosial maupun ekonomi, tetapi juga menuntut pengaturan agar lebih sejahtera lahir dan batin, berdaya saing dan berkeadilan, serta tetap konsisten mengawal seluruh kebijakan dan program pembangunan yang pro rakyat,” ucap Sompotan.

“Kami mengucapkan selamat kepada saudara Julianita Sheidy Cynthia Wongkar yang telah dilantik sebagai anggota DPRD Kota Tomohon 2019-2024. Juga ucapan terimakasih dan selamat kepada saudara Caroll JA Senduk, yang telah menunaikan tugasnya dengan baik.

Di saat bersamaan, Julianita anggota DPRD yang baru dilantik mengharapkan kepada segenap anggota Dewan Terhormat untuk senantiasa menumbuhkan kembangkan semangat melayani terhadap kebutuhan jasa publik dari masyarakat, sehingga masyarakat akan melihat bahwa kepedulian anggota DPRD adalah suatu amanat yang mulia sebagai tanggung jawab dari jabatan yang diemban.

Tampak hadir Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Imanuel Richendry Hot, Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy Soputan, para komisinioner KPU Tomohon Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Billy Lombok, Calon Wali kota Tomohon terpilih Caroll Joram Azarias Senduk, para anggota DPRD Kota Tomohon, rohaniwan Pdt Pauline Charly Mamuaya STh, jajaran pemerintah Kota Tomohon beserta undangan.

(Vikni Samadi)

Continue Reading

Hukrim

Anak Tikam Ayah Hebohkan Tombariri

Published

on

KlikTOMOHON, – Kepolisian Sektor (Polsek) Tombariri di bawah naungan Polres Tomohon kini di gegerkan dengan kasus percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh anaknya sendiri minggu, 25/10/2020

Korban diketahui berinisial FP (66),
Sedangkan pelaku berinisial CP (42) keduanya warga Desa Sarani Matani, Kecamatan Tombariri. Saat diwawancarai awak media kliknews, korban mengatakan, peristiwa bermula saat korban menegur tersangka yang adalah anaknya sendiri dalam keadaan mabuk dengan mengatakan, kerja kamu hanya minum minum saja. Apakah kamu tidak sayang dengan anak anakmu yang semakin hari semakin besar? Mendengar teguran itu tersangka merasa tersinggung dan langsung menuju dapur dan mengambil sebuah pisau kemudian menikam korban sebanyak 2 luka tikaman. Yang satu di dada kanan dan satu lagi di pinggang sebelah kiri. Saat korban sudah tidak berdaya, tersangka langsung melarikan diri sementara korban langsung di larikan ke puskesmas terdekat.

Kapolsek tombariri Iptu Julio Jagratara Tampoi, melalui perwira pengawas (PAWAS) Aiptu Hendra Willem membenarkan kejadian tersebut. “Untuk saat ini pelaku sementara dalam pengejaran. dan untuk korban, sudah dalam perawatan” Ucap Pawas.

(Vikni Samadi)

Continue Reading
Advertisement

Trending