Ternyata Begini Silsilah Lengkap BJ Habibie

Ternyata Begini Silsilah Lengkap BJ Habibie
Alm BJ Habibie. (Sumber: Jambilink)

KlikMANADO – Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) lalu. Namun, kisah tentang pria berjuluk Mr Crack ini tak pernah usang.


banner

KlikNews pun mencoba menelisik silsilah tokoh demokrasi Indonesia ini, mulai dari nenek moyangnya, dengan menggunakan berbagai sumber yang dapat dipercaya. Berikut hasil penelusurannya.


Nenek moyang Alm BJ Habibie ternyata berasal dari daerah Bugis, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang terkenal sebagai pelaut-pelaut hebat bermatapencaharian berdagang. Ada di antaranya yang berlayar dan akhirnya menetap di daerah Gorontalo. Satu di antaranya adalah pria bernama besar Lamakasa.


Setelah menetap di Gorontalo, Lamakasa menikah dengan perempuan asli Suku Gorontalo bernama Hawaria. Belum diketahui pasti kapan pasangan ini menikah. Namun yang pasti, kubur Alm Lamakasa telah didapati di Kelurahan Bugis Kota Selatan Gorontalo. Sementara kubur Almh Hawaria hingga kini belum diketahui pasti.


Selanjutnya, pernikahan Lamakasa dan Hawaria itu melahirkan satu anak perempuan (Palo) dan empat anak laki-laki, yaitu Basari, Nanonggo, Nalole, dan Habibie. Dari sinilah marga Habibie dimulai.


Habibie kemudian memiliki dua orang istri, yaitu Loyito dan Mako. Dari istri pertama Loyito, lahir Yunus Habibie, Abd Jalilu Habibie, Mina Habibie, Darmahu Habibie, Abd Gani Habibie, Samaraty Habibie, dan Jenabu Habibie. Sedangkan dari pernikahannya dengan Mako lahir Aliwu Habibie, Pui Habibie, Bakar Habibie, Miya Habibie, dan Kartabiyi Habibie.


Anak dari istri pertama Habibie, Abd Jalilu Habibie, kemudian juga memiliki dua istri. Dari istri keduanya, Hailu Tantu, inilah ayah Bacharuddin Jusuf Habibie, Alwi Abdul Jalil Habibie lahir pada 17 Agustus 1908.


Dikutip dari Tribunnewswiki, Alwi dapat bersekolah di Hollandsch Inlandsche School (HIS) karena merupakan anak dari tokoh terkemuka. Bahkan, dia disebut termasuk murid pertama HIS bersama lima orang lainnya.


Setelah lulus HIS, Alwi melanjutkan ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Tondano, karena belum ada sekolah lanjutan di Gorontalo. Lulus dari situ, Alwi merantau ke Jawa dan bersekolah di Sekolah Pertanian di Bogor.


Saat itulah, Alwi bertemu dengan RA Tuti Marini Puspowardojo, yang merupakan anak terpelajar dari seorang dokter dan bangsawan, kelahiran 10 November 1911 di Yogyakarta. Saat itu, Tuti masih duduk di bangku sekolah Hoogere Burger School (HBS).


Mereka pun akhirnya berhubungan semakin akrab, hingga akhirnya diketahui oleh keluarga Tuti. Hubungan ini awalnya tidak disetujui keluarga Tuti. Namun akhirnya Alwi diterima setelah melihat iktikad baik yang ditunjukkannya.


Apalagi setelah mengetahui bahwa Alwi merupakan seorang terpelajar dan putra tokoh terkemuka di Gorontalo. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Pertanian, Alwi menikahi Tuti.


Setelah pernikahan itu, Alwi diangkat sebagai ahli pertanian (adjunct landbouw consulent) dan ditempatkan di Parepare. Di situlah, anak ke empat dari delapan anaknya, lahir di sebuah rumah (kini Jl Abdul Jalil Habibie) pada 25 Juni 1936, dan diberi nama Bacharuddin Jusuf Habibie.


Selesai bertugas di Parepare, Alwi dipromosikan menjadi Kepala Pertanian Indonesia Timur yang berkedudukan di Makassar. Mereka tinggal di Jalan Maricaya (Klapperland). Di seberang jalan, bermarkas pasukan Brigade Mataram yang dipimpin Letkol Soeharto, yang kelak menjadi presiden kedua.


(Sahril Kadir)

Baca Juga :  KPU RI Umumkan DCT Anggota DPR RI dan DCT Anggota DPD RI
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply