Ketua PWI Tomohon: RUU KUHP Batasi Kebebasan Pers

Ketua PWI Tomohon: RUU KUHP Batasi Kebebasan Pers

KlikTOMOHON – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tomohon John Paransi ikut angkat suara terkait polemik RUU KUHP.

banner

Menurut dia, RUU KUHP tersebut juga memuat pelemahan terhadap pers. “Di dalamnya ada beberapa poin yang dianggap membatasi kebebasan pers,” ujar Paransi, Kamis (26/9/2019).

“Kami insan Pers memiliki tanggungjawab sebagai pilar pembangunan bangsa. Kami jangan dikucilkan lewat regulasi pemerintah untuk menghambat kebebasan berekspresi sebagai pers dalam menyampaikan informasi akurat, faktual dan terpercaya kepada masyarakat,” sambungnya.

Sesungguhnya, lanjut dia, peranan Pers sangat dibutuhkan dalam pemerintahan yang demokratis. Untuk itu, perlu adanya kebebasan pers dalam menjalankan tugas serta fungsinya secara profesional.
“Apabila negara mengendalikan media massa, maka dampaknya akan menghambat cara untuk memberitakan mengenai penyalahgunaan wewenang dan korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara,” tegasnya.

Dia menjelaskan, pembatasan kebebasan pers jelas merupakan bagian dari redupnya prospek demokratisasi. Perkembangan dan pertumbuhan media massa atau pers di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perkembangan dan pertumbuhan sistem politik di negara ini.

Bahkan, sistem pers di Indonesia, kata dia, merupakan sub sistem dari sistem politik yang ada. “Di mana sistem pers mengikuti sistem politik yang ada, maka pers cenderung bersikap dan bertindak sebagai penyeimbang sebagai pers yang bebas dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

“Saat ini kita sebagai insan Pers bukan di era orde baru yang dijadikan alat mempertahankan kekuasaan. Sehingga pers tidak menjalankan fungsinya yang sesungguhnya adalah pembangkit demokrasi dan sebagai pendukung dan pembela masyarakat berdasarkan Kode Etik Jurnalistik sesuai amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” pungkasnya.

(Vikni Samadi)

Baca Juga :  SPBU Yang Diduga Dimiliki Seorang Prof Bermasalah
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply