Begini Dampak Negatif PETI Bagi Lingkungan

Begini Dampak Negatif PETI Bagi Lingkungan
Ilustrasi. (Sumber: hargo.co.id)

KlikSULUT – Kegiatan pertambangan rakyat tanpa izin (PETI) memberikan dampak negatif yang sangat besar terhadap kualitas lingkungan. Hal ini diungkapkan pengamat lingkungan Isri Mangangka, saat dimintai tanggapan, pada Rabu (10/7/2019).

banner

Dia menjelaskan, kualitas lingkungan mengalami penurunan diakibatkan sisa-sisa bahan kimia berbahaya, terutama logam berat, seperti merkuri yang dihasilkan dari proses pemisahan emas dalam pertambangan rakyat tanpa izin ini, tidak melalui proses treatment dan hanya dibuang begitu saja di lingkungan sekitar.


Dengan kata lain, lanjut dia, yang terjadi adalah pencemaran lingkungan, khususnya wilayah perairan. “Apabila air yang sudah tercemar ini dikonsumsi oleh manusia atau pun makhluk hidup lainnya, maka akan sangat berbahaya bagi kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” terang Koordinator Program Studi Teknik Lingkungan Fatek Unsrat ini.


Dia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pencemaran lingkungan dari sisa-sisa bahan kimia berbahaya pada proses pemisahan emas di tambang-tambang rakyat tanpa izin ini di wilayah Sulawesi Utara sudah sangat memprihatinkan.


“Beberapa sumber air seperti misalnya sungai di Dimembe terukur memiliki kandungan merkuri jauh di atas ambang batas,” pungkasnya.


(Sahril Kadir)

Baca Juga :  Felly Runtuwene, Legislator DPRD Sulut Paling Kritis
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply